SuaraJakarta.id - Pemprov DKI Jakarta berencana membangun prasasti sepeda. Tujuannya untuk mengingat melejitnya pengguna kendaraan ramah lingkungan itu selama masa pandemi Covid-19.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan prasasti itu akan didirikan di dekat gedung Indofood Tower, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Namun ia tak merinci kapan pastinya karya seni rupa itu akan dipajang.
"Tujuan pembuatan Art work /Prasasti, sebagai pengingat momentum penggunaan sepeda sebagai Alat Transportasi yang masif digunakan oleh masyarakat pada masa pandemi Covid-19," ujar Syafrin kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).
Syafrin menjelaskan, saat ini pihaknya sudah membangun 63 km jalur sepeda pada 2019 lalu.
Ia pun mengatakan akan menambah lagi ruas jalur sepeda di ibu kota sampai beberapa tahun mendatang.
"Rencana pengembangan jalur sepeda tahun 2019 sampai dengan 2030 sepanjang 578,8 km," jelasnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga sedang membangun jalur sepeda Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat. Rencananya proyek ini akan rampung pada bulan Maret 2021.
Syafrin menyebut jalur sepeda itu dibuat dengan memasang marka permanen di sepanjang jalan. Selama ini, pembatas yang digunakan adalah cone plastik yang bisa dipindahkan.
"Saat ini sudah dalam proses konstruksi dan kami harapkan selesai bulan Maret," kata Syafrin.
Baca Juga: Anies Ganti Kadis SDA Usai Banjir, FaldoI: Minta Maaf No Resuffle Yes
Syafrin menyebut pihaknya menggandeng kontraktor untuk membuat pembatas bernama planter box itu. Sementara dari Dishub membuat marka penanda untuk tempat pembatasnya.
"Planter box lagi diproduksi di workshop kontraktor, kemudian di badan jalan disiapkan tempatnya berupa marka," tuturnya.
Ia memperkirakan total panjang jalur sepeda ini mencapai 11,2 km dari Bundaran HI ke Bundaran Senayan. Dana yang digunakan Rp 30 miliar itu juga tak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI.
"Anggarannya sekitar Rp 30 miliar dari kompensasi pihak ketiga," ucap Syafrin.
Karena jalur sepeda ini dikhususkan untuk pesepeda, ia menyebut akan mengedukasi para pengendara motor agar tak menyerobot lajur ini. Selain itu pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengawasan.
"Kami akan edukasi kepada seluruh pengendara, baik itu kendaraan bermotor atau sepeda untuk menggunakan lajur yang sudah diperuntukkan bagi masing-masing kendaraan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Siaga Banjir dan Bencana, Pemprov DKI Siapkan Toa hingga Sumbangan
-
Jalur Sepeda Permanen Sudirman-Thamrin Selesai Maret, Habiskan Rp 30 Miliar
-
Anies Ganti Kadis SDA Usai Banjir, FaldoI: Minta Maaf No Resuffle Yes
-
Pelayanan Kesehatan Hewan Terdampak Banjir
-
Terungkap! Data Banjir Jakarta yang Disembunyikan, Banjir Makin Lama Surut
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Ingin Cantik, Malah Luka Serius, Korban Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Alami Trauma
-
Tarif Belasan Juta Bikin Percaya, Modus Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Terbongkar
-
'Tak Akan Ada Kerja Layak di Bumi yang Rusak', Suara Sarekat Hijau Indonesia di May Day 2026
-
Sering Naik Ojol? 7 Bedak Tabur Anti Polusi Ini Bikin Wajah Tetap Fresh dan Nggak Kusam
-
Barang Hilang Saat Kecelakaan Kereta? Ini Cara Klaim ke KAI agar Bisa Kembali