SuaraJakarta.id - Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta mendukung rencana Gubernur Anies Baswedan melepas saham PT Delta Djakarta. Anies diminta mencari pendapatan lain dengan cara yang halal.
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Mohammad Arifin mengatakan pelepasan saham produsen bir itu sudah direncanakan sejak Anies Baswedan kampanye Pilkada 2017 lalu. Namun para legislator di Kebon Sirih tak sepakat sampai saat ini.
"Pemprov DKI bisa menambah pendapatan asli daerahnya dari jalur lain yang halal dan lebih berkah," kata Arifin ketika dikonfirmasi, Kamis (4/3/2021).
Menurutnya dengan memiliki saham PT Delta, berarti Pemprov DKI telah berkontribusi merusak generasi muda. Karena itu, saham yang sudah ditanam sejak era Gubernur Ali Sadikin itu harus segera dilepas.
"Jika saham ini menyumbang rusaknya generasi bangsa dimasa yang akan datang, maka sudah selayaknya untuk dilepaskan segera," ujarnya.
Tak hanya itu, Arifin juga menilai pendapatan dari dividen saham yang dimiliki Pemprov PT Delta tak terlalu besar.
Berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham atau RUPS pada 26 Agustus 2020 lalu, DKI mendapat bagian Rp81,9 miliar dari dividen sebanyak Rp312,25 miliar atas kinerja laba tahun buku 2019.
"PKS sebagai partai politik pengusung Gubernur Anies sangat mendukung hal ini,” ujarnya.
Karena itu, ia meminta pimpinan DPRD DKI segera merespon hal ini, Menurutnya apalagi Anies disebutnya sudah tiga kali berkirim surat ke Pimpinan DPRD. Apalagi belakangan ini Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi menyatakan menolak penjualan saham.
Baca Juga: Setahun Pandemi, Anies Lebih Banyak Habiskan Energi Tampil di TV
“Dari awal kepemimpinannya Gubernur Anies sudah berkirim surat ke pimpinan DPRD terkait pelepasan saham Pemprov di PT Delta. Bahkan Pak Sandi di tahun 2017 akan melelang PT Delta,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar