SuaraJakarta.id - Pemerintah Kota Tangerang Selatan belum mau membukan pembelajaran tatap muka di sekolah, meski sudah memasuki zona kuning atau risiko rendah penyebaran Covid-19.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. Menurutnya, sampai saat ini pihaknya belum mewacanakan akan membuka kegiatan belajar tatap muka secara langsung di sekolah.
Meski demikian, Benyamin mengakui banyak guru dan orang tua yang mendesak agar pembelajaran tatap sekolah bisa segera dilakukan dengan normal.
"Desakan sudah banyak yang masuk ke kami, baik dari guru atau pun orang tua. Tapi, soal belajar tatap muka, kita belum ada diskusi," kata Benyamin saat meninjau vaksinasi guru di SMPN 4 Pamulang, Kamis (4/3/2021).
Benyamin menjelaskan, Pemkot Tangsel belum berani memulai belajar tatap muka di sekolah lantaran belum ada instruksi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.
"Kondisi kita masih lihat perkembangan, memang dari Kementerian belum ada sinyal. Sabar, belajar di rumah," tuturnya.
Meski begitu, Benyamin mengklaim, seluruh sekolah di Tangsel sudah bersiap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 jika pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan.
Selain penerapan protokol kesehatan di sekolah, seluruh guru SD-SMP di Tangsel juga mendapat vaksinasi gratis. Vaksinasi tersebut sudah dilakukan sejak Selasa (2/3/2021).
"Kalau persiapan fasilitasnya sudah siap. Guru sudah divaksin dari kemarin. Jumlahnya banyak, ada sekira 13 ribu guru yang ditargetkan untuk vaksinasi. Sampai saat ini masih berjalan," pungkas Wali Kota Tangsel terpilih pada Pilkada 2020 tersebut.
Baca Juga: Zona Kuning, Pelaksanaan Belajar Tatap Muka di Serang Tunggu Gubernur
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Paspor Berserakan di Dekat Halte BSD, Imigrasi Tangsel Telusuri Pemiliknya
-
Pemkot Tangsel Matangkan Sistem SPMB 2026, Daftar Anak Sekolah Lebih Mudah dan Transparan
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Latihan Manasik Jamaah Calon Haji di Tangsel
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi