Saat masih kecil, Benyamin S sempat membuat Orkes Kaleng bersama ketujuh kakak-kakaknya. Mereka membuat alat-alat musik dari barang bekas.
Rebab dari kotak obat, stem basnya dari kaleng drum minyak besi, keroncongnya dari kaleng biskuit. Dengan alat musik itu mereka sering membawakan lagu-lagu Belanda tempo dulu.
Kelompok musik Orkes Kaleng yang dibentuk Benyamin itu menjadi cikal bakal kiprah Benyamin di dunia seni. Dari ketujuh saudara kandungnya, hanya Benyamin yang memiliki nama besar sebagai seniman Betawi sang ikon Kemayoran.
Kernet Bus
Kehidupan yang dijalani Benyamin S di waktu muda tidaklah seindah yang dibayangkan. Sempat mendaftar menjadi pilot, namun urung lantaran dilarang oleh ibunya.
Pada tahun 1959, Benyamin S ditawari bekerja di perusahaan bus PPB. Tawaran itu langsung diterimanya.
Statusnya saat itu adalah kernet bus jurusan Lapangan Banteng-Pasar Rumput. Namun hal itu tak lama dilakoninya.
Karier Musik
Karier musik Bang Ben diawali saat tergabung dalam grup Naga Mustika. Selain almarhum, grup ini juga merekrut Ida Royani.
Baca Juga: Atun-Zaenab Berduka Rina Gunawan Wafat, Pernah Akting Bareng Serial Si Doel
Duet Benyamin-Ida Royani dalam perkembangannya menjadi duet penyanyi paling popular pada zamannya.
Lagu-lagu mereka banyak yang tenar dan meraih sukses besar di dunia musik. Salah satunya lagu yang hingga kini tak lekang di makan waktu, yakni berjudul “Di Sini Aje”.
Total 75 album telah ditelurkan Benyamin S dalam dunia tarik suara.
Rambah Layar Lebar
Kesohoran nama Benyamin S di dunia musik, membuatnya dapat kesempatan tampil di layar lebar. Peluang itu tak disia-siakannya. Tercatat 53 judul film telah diperankannya.
Beberapa filmnya yang semakin mengangkat ketenarannya, diantaranya Banteng Betawi (1971), Biang Kerok dan Intan Berduri (1972), Si Doel Anak Betawi (1973), dan Si Doel Anak Modern (1976).
Berita Terkait
-
Eki Pitung Digugat Pemuda Kaum Betawi ke Pengadilan, Buntut Pernyataan Soal Demo Warga Pati
-
Pemuda Kaum Betawi Gugat UU DKJ ke MK, Soroti Aturan Lembaga Adat yang Dinilai Multitafsir
-
Fauzi Bowo Kembali ke Balai Kota, Kini Pimpin Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi
-
Dari Puisi Kampus hingga Renungan Cendekiawan: Membaca Dari Waktu ke Waktu
-
Jakarta Boleh Modern, Tapi Jangan Biarkan Warga Betawi Tersingkir dari Tanah Leluhur
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI