SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut dua proyek pembuatan waduk akan segera rampung akhir 2021. Namun fasilitas penampungan air itu tak terlalu berdampak signifikan pada penanganan banjir di ibu kota.
Riza menyebut dua waduk itu berlokasi di Ciawi dan Sukamahi, Jawa Barat. Proyek ini dikerjakan oleh pemerintah pusat lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Dua waduk insyallah akhir tahun jadi, di Ciawi dan di Sukamahi. Namun belum cukup itu baru memberi kontribusi mengurangi banjir di DKI 11 persen," kata Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (9/3).
Karena kedua waduk itu disinyalir tak memberi dampak banyak, ia meminta agar waduk dibuat lagi di daerah pinggiran ibu kota. Dengan cara itu maka air hujan dan kiriman dari hulu bisa lebih tertampung.
"Menambah waduk lagi apakah di tangerang depok bekasi dan sebagainya gitu ya," jelasnya.
Menurutnya darah pinggiran itu yang paling memerlukan waduk tambahan. Apalagi kali ciliwung kerap meluap jika daerah hulu diguyur hujan deras.
"Seperti kejadian di kali krukut yang meluap karena curah hujan besar di depok mudahan-mudah di depok bisa dibikin waduk kemudian di tangerang," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital