Dia mengaku memiliki keahlian dalam bongkar pasang sepeda lantaran sejak SMP di Tegal dia terbiasa memakai hingga memperbaikinya.
Dasir menambahkan, dirinya sempat membuka bengkel sepeda di rumahnya. Tapi tak bertahan lama karena sepi.
"Milih buka servis sepeda sendiri karena panggilan jiwa dan cinta sama sepeda. Kasihan juga orang pada antre di bengkel, ditambah emang lagi trend juga olahraga sepeda," tuturnya.
Meski begitu, memulai jasa servis sepeda online diakuinya tak semudah membalikkan telapak tangan.
Dasir harus mempromosikan servis onlinenya mulai dari membagikan selebaran, menempel stiker di tiang listrik hingga keliling perumahan yang ada di sekitar Pondok Aren. Dia pun menitipkan poster di sejumlah titik perumahan.
Lama-kelamaan upayanya yang melelahkan itu berbuah hasil. Dari yang sehari hanya satu klien, kemudian bertambah menjadi 3-4 klien sehari.
Naik Kelas
Terkini, usai dirinya viral di medsos, kliennya pun semakin bertambah. Sehari bisa 6 klien yang dia tangani.
Sepeda yang sudah diperbaikinya pun terbilang cukup banyak. Bahkan sederet sepeda mahal produk luar negeri pun sudah pernah dia tangani.
Baca Juga: Pesepeda 2 Kali Ditabrak Mercy di Bundaran HI, Tulang Rusuk Korban Patah
Mulai dari Stratos, Brompton hingga Pinnarello sudah dia jajal perbaiki. Bahkan, dia sempat terkejut setelah mengetahui harga sepeda yang diperbaiki harganya hampir Rp 100 juta.
"Sekarang merek sepeda yang saya perbaiki sudah naik kelas, dari tadinya merek-merek lokal, sampai merek sepeda yang mahal juga sudah pernah saya perbaiki. Stratos, Bianci, Brompton sudah distel giginya, Pinnarello juga pernah. Ada yang COD, saya yang rakit, saya ikut jadi saksi juga ngejualnya. Harganya Rp 97.300.000. Itu yang paling mahal saya tangani. Servisnya aja nggak boleh lecet, pakai sarung tangan," paparnya sambil tertawa.
Harga Jasa Servis
Soal harga jasa servis, Dasir mengaku bervariatif. Tergantung penanganannya dan sparepart yang diganti. Mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 700 ribu.
Dalam sehari, rata-rata dia bisa membawa pulang uang ke rumah Rp 1 juta.
"Kalau untuk servis sepeda biasa mulai dari Rp 75 ribu-Rp 125 ribu. Kalau ganti part dna bongkar pasang lain lagi. Paling tinggi bongkar pasang Rp 200ribu, Rp 300 ribu juga pernah tergantung jarak juga. Kemarin (Pinnarello) itu Rp 700 ribu rakitnya doang, dikasih bonus Rp 300 ribu, dikasih bonus lagi Rp 400 ribu karena sepedanya laku dijual," katanya merinci.
Berita Terkait
-
Perpres Terbit, Tarif Ojol Dikhawatirkan Naik
-
YLKI Bongkar Sisi Gelap Perpres Ojol: Konsumen Jangan Jadi Korban!
-
YLKI Ingatkan Aplikasi Ojol Tak Pindahkan Beban Biaya Platform ke Konsumen
-
7 Penyebab Lutut Sakit Bagian Depan Setelah Gowes Tanjakan dengan Sepeda Gunung
-
Perjuangan 10 Tahun Seorang Ibu Menjadi Driver Ojol hingga Mandiri Finansial
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Sembilan Celurit Diamankan, Lima Terduga Pelaku Tawuran Diciduk di Jakarta Timur
-
BRI Pimpin Daftar Merek Paling Bernilai di Indonesia Selama Empat Tahun Berturut-turut
-
Bikin Weekend Lebih Istimewa, Berikut Promo Nonton The Premiere untuk Nasabah BRI
-
Diskon MCU hingga 20%, Simak Healthcare Privilege BRI dan Prodia
-
Perkuat Standar Pelayanan, PKSS Gelar Jambore Satpam 2026 di 34 Cabang Indonesia