Rizki Nurmansyah
Senin, 15 Maret 2021 | 15:49 WIB
Fauzian, salah satu korban serangan geng motor, saat ditemui di kediamannya di kawasan Cibodas, Kota Tangerang, Senin (15/3/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

Setelah kejadian itu, Kumad langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang guna mendapat perawatan.

"Lumayan dalam (lukanya), sampai pengen dioperasi," pungkas Fauzian.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim mengatakan, komplotan geng motor yang merupakan para remaja itu berkonvoi dengan tujuan utama melakukan aksi tawuran dengan kelompok lainnya.

"Mereka juga tak segan melukai warga masyarakat," katanya.

Baca Juga: Staf Kedubes Jerman Datangi Rumah Bule Jerman Korban Pembunuhan di Tangsel

Abdul mengimbau kepada para orang tua untuk mengantisipasi aksi geng motor ini dengan melarang anak-anak mereka beraktivitas malam hingga dini hari di pinggir jalan.

"Biasanya mereka pada malam hingga dini hari memasuki pagi hari, terutama pada malam minggu," ujarnya.

Abdul juga mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan operasi patroli gabungan guna mencegah terjadinya korban geng motor.

"Kami melakukan Operasi Cipta Kondisi untuk mencegah terjadinya kejadian-kejadian (penyerangan oleh geng motor)," tutupnya.

Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim

Baca Juga: Warga Ciledug Terisolasi Pagar Beton, Wali Kota Tangerang: Bongkar Pagarnya

Load More