SuaraJakarta.id - Sebanyak 5 orang selamat dari kebakaran Matraman di Jalan Pisangan Baru III RT 06/10, Matraman, Jakarta Timur pada Kamis (25/3/2021) dini hari tadi. Mereka adalah penghuni kontrakan di sana.
Salah satu korban bernama Sri Mulyani meninggal dunia. Srimulyani adalah perempuan berusia 50 tahun.
Sri Mulyani satu dari 10 warga yang tewas dalam peristiwa kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Pisangan Baru III RT 06/10, Matraman, Jakarta Timur pada Kamis (25/3/2021) dini hari tadi.
Kasi Operasional Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, Sri Mulyani dan korban lainnya tewas terjebak di dalam objek bangunan kontrakan lima pintu ketika api berkorbar.
"Jumlah penghuni ada lima kepala keluarga dengan total 15 jiwa," kata Gatot.
Kronologis
Korban kebakaran Matraman di Pisangan terjebak di kontrakan 5 pintu. Mereka hangus terbakar di kontrakan itu.
Kesepuluh jenazah korban tewas kebakaran tersebut adalah Sri Mulyani (50), Deby (28), Ria (17), Dani (30), Nizan (1,5), Beni (42), Nova (40), Baeva (15), Fani (20) dan Ni Imam.
Ada 10 korban tewas kebakaran Matraman. Kebakaran terjadi kawasan padat penduduk di Jalan Pisangan Baru III RT 06/10, Matraman, Jakarta Timur pada Kamis (25/3/2021) dini hari tadi.
Baca Juga: Sri Mulyani Meninggal Dunia, Jadi Korban Kebakaran di Pisangan Matraman
Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jakarta Timur, berhasil mengidentifikasi 10 korban tewas dalam insiden kebakaran maut tersebut.
Saat kebakaran terjadi, mereka berada dalam objek bangunan kontrakan lima pintu.
Sebelumnya kebakaran hebat terjadi di permukiman padat penduduk di Pisangan Baru III pada pukul 04.50 WIB.
Damkar Jakarta Timur mengerahkan sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran guna memadamkan kobaran api yang diduga berasal dari korsleting listrik.
Ia menyebut, setelah kurang lebih satu jam berjuang, api berhasil dipadamkan pada pukul 05.50 WIB. Kerugian materi akibat peristiwa kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 800 juta.
Berita Terkait
-
Di Balik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?
-
Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur
-
Purbaya Sebut Pegawai Pajak-Bea Cukai Aman Kasus Hukum 15 Tahun Terakhir, Sindir Sri Mulyani?
-
Purbaya Pastikan Tak Ada Lagi Kebijakan Tax Amnesty ala Sri Mulyani
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Berencana Punya Rumah Idaman, Cek Penawaran Menarik Dari BRI KPR di Summarecon Expo 2026
-
Operasi Gabungan di Kelab Malam Jakarta dan PIK, 9 Orang Positif Etomidate dan Sabu
-
Tian Fu Gong, Merawat Keberagaman Lewat Tradisi di Pesisir Jakarta
-
Air Minum Gratis untuk Jemaah, Program CDWS Tuai Apresiasi Masyarakat
-
Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta