SuaraJakarta.id - Rumah petinggi KAMI diteror bom tabung. Dugaan bom itu ditemukan di rumah Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani di Cipinang Indah, Jakarta Timur.
Dari siaran langsung yang diunggah oleh saluran YouTube KompasTV, seseorang yang berada di lokasi mencoba merekam kejadian itu dan mengabarkan kondisi yang terjadi di lapangan.
Si perekam video mengabarkan bahwa lokasi di Cipinang tidak jauh dari pemukiman warga.
Awalnya warga setempat mengaku curiga dengan keberadaan benda mencurigakan tersebut.
Bentuk benda diduga bom tersebut, bentuknya seperti tabung dengan berat 2,5 kilogram dan lengkap dengan sebuah jam analog. Jam analog itu diperkirakan sebagai timer dari barang ledak tersebut.
“Cipinang lokasinya tidak jauh, jadi ini penemuan benda mencurigakan, rincian bentuknya berbentuk tabung dengan berat seberat 2,5 kilogram dan ada jam analog yang diindikasi merupakan timer, di Cipinang indah tepatnya di pemukiman warga,” ujarnya dikutip Hops pada Jumat (26/3/2021).
Awalnya, kata dia, terdapat sebuah tas di depan gerbang rumah seorang warga.
Kemudian barang tersebut dipindahkan oleh warga setempat ke trotoar namun ketilka dibuka ternyata bentuknya seperti bom tabung.
Warga pun melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian. Kini terlihat di dalam video, pihak aparat khususnya Tim Gegana tengah mengamankan barang yang diduga sebagai bom tersebut.
Baca Juga: Tim Gegana Cek Benda Mencurigakan Mirip Bom di Rumah Petinggi KAMI
“Tadinya memang kan di dalam tas, posisi ada di depan rumah atau di depan gerbang rumah warga. Terus dipindahin sama warga ke trotoar ternyata pas dibuka ada tabung, beratnya 2,5 kilogram dan ada jam analog, jam weker zaman dulu,” jelasnya.
Bom tersebut diduga berada di depan rumah Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani.
Bentuknya menyerupai bom yang ditutup lakban hitam serta terdapat jam di bagian bawahnya kemudian Benda dimasukan ke dalam sebuah tas berwarna abu-abu yang diletakan persis di depan gerbang kediaman Ahmad Yani.
Berita Terkait
-
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran
-
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
-
Tentara Israel Tewas Terbunuh di Ledakan Dahsyat di Lebanon, Belasan Lain Luka Parah
-
Donald Trump: Kalau Iran Tak Bersikap Baik, Amerika Akan Jatuhkan Bom di Atas Kepala Mereka
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi