SuaraJakarta.id - Mulyono dibakar hidup-hidup oleh tetangganya sendiri di rumah di Cengkareng, Jakarta Barat. Saat itu Mulyono disiram bensin di depan istrinya.
Lalu api disulutkan ke badan Mulyono. Mulyono adalah pria berusia 39 tahun.
Meski dibakar hidup-hidup, Mulyono masih selamat. Mulyono mengalami cedera serius.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Arnold, mengatakan, peristiwa itu terjadi di depan rumah Mulyono di Jalan Bangun Nusa, Gang Musala, RT 03/RW 03, Kelurahan Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat.
Saksi kejadian itu adalah istri dari Mulyono. Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa itu bermula ketika Mulyono hendak memasuki rumah untuk beristirahat sepulangnya dari kantor.
Masih belum jelas penyebab pelaku melakukan tindakan ekstrem itu. Waktu kejadiannya pada Senin (22/3) pukul 23.00 WIB.
Saat Mulyono sampai di depan pintu masuk rumah, pelaku tiba-tiba datang menghampiri.
"Pelaku langsung menyiram korban dengan bensin yang dimasukkan ke dalam botol. Selanjutnya pelaku langsung menyalakan korek dan disulutkan ke baju korban hingga korban mengalami luka bakar," kata Arnold dalam keterangannya, Selasa (30/3/2021).
Korban, lanjut Arnold, mendapat luka bakar serius di bagian badan, tangan, kaki dan paha.
Baca Juga: Pria Dibakar Hidup-hidup Tetangga Sendiri di Cengkareng Bernama Mulyono
Sang istri bersama warga setempat langsung membawa Mulyono ke RSUD Cengkareng untuk mendapatkan penanganan medis.
Kini aparat Polsek Cengkareng masih menyelidiki kasus ini dan memburu pelakunya.
Adapun barang bukti yang sudah diamankan adalah celana dan baju Mulyono yang terbakar.
"Sedangkan pelaku langsung kabur melarikan diri," kata dia.
Berita Terkait
-
Sudah Empat Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Tuntas Dipadamkan
-
Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?