SuaraJakarta.id - Perumda Pembangunan Sarana Jaya masih belum bisa memberikan penjelasan terkait pembelian lahan seluas 70 hektar yang dilakukan sejak tahun 2018 lalu. DPRD DKI pun geram karena pengadaan itu masih menjadi misteri.
Dalam rapat Komisi B DPRD DKI, anggota dewan dari fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menagih data lengkap soal pembelian lahan itu. Pasalnya pihak Sarana Jaya sudah pernah menjanjikannya dalam pertemuan dua pekan lalu.
Namun apa yang dipaparkan Plt Direktur Utama Sarana Jaya Indra S Arrharys tak memuaskannya dan anggota lain. Gilbert pun geram dan menilai lahannya fiktif.
"Itu lahan fiktif apa gimana? Kenapa nggak ditampilkan?" ujar Gilbert di gedung DPRD DKI, Rabu (31/3/2021).
Gilbert menyebut pihaknya selama ini belum pernah mendapatkan informasi berupa laporan atau data yang disampaikan terkait lahan itu. Ia pun mendesak Sarana Jaya untuk menjelaskan dalam waktu dekat.
"Tanah yang 70 hektar itu, saya minta dijelaskan di mana saja lokasinya dan alokasinya buat apa?" ujarnya.
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz mengatakan, sejauh ini penjelasan Sarana Jaya adalah lahan itu untuk program rumah DP 0 rupiah.
"Secara lisan mereka sudah menyebut ini untuk DP Rp0 rupiah," katanya.
Akhirnya karena paparan dinilai tak lengkap, Sarana Jaya akan menjelaskan soal lahan itu. Tapi dalam bentuk tertulis yang disampaikan kepada anggota dewan, bukan dalam rapat.
Baca Juga: Tak Memuaskan, DPRD Nilai Sarana Jaya Tutupi Data Pembelian Lahan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Cak Fakta: Benarkah Menteri Bahlil Wajibkan Ojol Beli Motor Listrik di Tahun 2026?
-
7 Mobil Daihatsu Bekas untuk Pemula, Perawatannya Murah dan Tidak Ribet
-
8 Alasan Honda Civic Batman Bekas untuk Anak Mobil, Sedan Ganteng yang Tak Lekang Zaman
-
7 Pilihan Mobil Bekas yang Bisa Diandalkan untuk Perjalanan Sehari-hari Tanpa Was-was
-
Cek Fakta: Viral Menag RI Sebut Dua Juta Umat Muslim Murtad Tiap Tahun, Ini Faktanya!