SuaraJakarta.id - Sejumlah warga menggerebek sebuah rumah yang diduga pelaku rudapaksa anak tiri di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (4/4/2021) malam.
Terduga pelaku berinisial BGW (39). Sedangkan korban berinisial AS, diketahui masih berusia 13 tahun.
Penggrebekan terduga pelaku rudapaksa anak tiri itu dibenarkan oleh ketua RT setempat, Ahmad Sopian. Ia menjelaskan kronologi penggerebekan yang viral di media sosial itu.
Sopian mengatakan, penggerebekan terhadap kediaman diduga pelaku rudapaksa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.
"Kejadiannya semalam sekitar jam 9, warga sudah banyak yang dateng pada ngepung," katanya ditemui SuaraJakarta.id di kediamannya, Senin (5/4/2021).
Sopian menerangkan, penggerebekan dilakukan setelah adanya laporan dari kakak korban.
"Kakaknya laporan ke saya, katanya adiknya itu ada pengancaman dari bapaknya. Bapak tiri. Kakaknya ini laporan ke tantenya, ke saya dan akhirnya kita amankan dulu," terangnya.
Sopian belum dapat memastikan bahwa BGW merupakan pelaku pemerkosaan kepada anak tiri yang masih di bawah umur itu.
"(Korban) Lagi divisum, kalau masalah pelecehan dan pemerkosaan belum valid. Ya mungkin adalah namanya ada laporan dari keluarganya," ungkapnya.
Baca Juga: Viral Video Warga Gerebek Pelaku Rudapaksa Anak Tiri di Tangsel
BGW merupakan ayah tiri dari korban. Ia menikah dengan ibu korban berinisial NI (41). Mereka sudah menikah sekira tiga hingga empat tahun.
Korban merupakan anak kedua dari tiga bersaudara hasil pernikahan NI dengan almarhum suaminya.
Sedangkan dari pernikahan dengan pelaku BGW, keduanya dikarunia satu anak diperkirakan berusia 2 tahun.
Sopian memaparkan, saat penggrebekan berlangsung, warga tampak geram dan ingin menghujani bogem mentah kepada terduga pelaku rudapaksa.
Beruntungnya, Sopian dan aparat petugas lainnya berhasil menahan amukan warga.
Video penggerebekkan itu pun viral di sejumlah media instagram. Salah satunya diunggah akun @infotangsel.co.
Berita Terkait
-
Profil Bupati Pandeglang: Lantik Tersangka Pidana Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli Hukum
-
Jawapos TV Resmi Hentikan Siaran di Usia ke-19, Video Studio Sepi Viral
-
Video Mensos Rela Menunggu Demi Bertemu Seskab Teddy Viral, Warganet Soroti Tata Birokrasi
-
Pernah Ditolak Paspampres Masuk Istana, Penampilan Nyentrik Inayah Wahid Saat Remaja Bikin Kaget
-
Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?