SuaraJakarta.id - Bangkai truk tronton jatuh dari Tol Serpong mulai dievakuasi.
Hingga saat ini, truk tersebut masih dibiarkan terbengkalai dan lokasi sekitar dipasangi garis polisi. Akibatnya, menutup salah satu jalan sehingga jalan akses jalan dialihkan satu jalur.
Pantauan SuaraJakarta.id, usai terjun bebas dan menghantam pembatas, truk bermuatan besi itu menghantam pohon di bawah jembatan Jalan Batam. Kondisi mobil dalam keadaan ringsek di bagian depan.
Ketinggian truk tronton terjun bebas setinggi lima meter. Lokasi Tol Serpong itu di Jalan Batam Rawa Mekar Jaya, Serpong.
Truk tronton tersebut terjun bebas usai menabrak pembatas jalan. Diketahui, kecelakaan tunggal itu terjadi pada pukul 02.30 WIB dini hari.
Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan Iptu Agus Sutisna membenarkan adanya truk tronton yang terjun bebas dari atas jalan Tol Serpong itu.
"Kejadiannya sekira pukul 02.30 WIB di jalan tol dari arah Pondok Ranji ke Pamulang," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (27/4/2021).
Kecelakaan tunggal tersebut terjadi akibat pengendara mobil mengantuk.
"Supir mengantuk. Sehingga mobil yang dikendarainya menghantam jembatan ini, syukur alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Supir selamat alami luka ringan," terangnya.
Baca Juga: Truk Tronton Terjun Bebas di Tol Serpong, Bermuatan Besi
Truk yang oleng tersebut sedang mengangkut besi 2,5 ton.
"Isi truk sementara diketahui besi. Tapi kita masih mencari informasi ke perusahaan pemilik truk ini," tuturnya.
Nantinya, bangkai truk tersebut bakal dievakuasi menggunakan crane.
"Truk nanti akan dievakuasi sekira pukul 12.00-13.00 WIB, saat ini masih menunggu crane dari Tanjung Priuk," pungkasnya.
Sementara itu, bangkai truk dengan nomor polisi B 9040 CEH tersebut kini menjadi tontonan warga. Para pengendara yang melintas banyak yang sengaja berhenti untuk memfoto dan memvideokan truk tersebut.
Berita Terkait
-
Pemerintah Diskon 50% Iuran JKK-JKM untuk Pekerja di Sektor Sampah
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Pemilik KM Mutiara Sentosa II Diduga Bermasalah, 3 Kali Alami Kecelakaan Kapal
-
Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia
-
Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan