Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Jum'at, 14 Mei 2021 | 12:50 WIB
Ilustrasii - Sejumlah pemudik tiba di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, dalam arus balik Lebaran. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SuaraJakarta.id - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta (Forkopimda DKI) melakukan dua lapis pengetatan arus balik Lebaran hingga akhir Mei.

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jumat (14/5/2021).

"Arus balik yang kembali ke Jakarta akan dilakukan pengendalian dua lapis. Lapis pertama adalah sebelum memasuki kawasan Jakarta, lapis kedua ketika sudah sampai di Jakarta," kata Anies dilansir dari Antara.

Anies mengatakan antisipasi arus balik Lebaran sudah dilakukan Pemprov DKI Jakarta sejak Jumat ini sampai Minggu (16/5) nanti.

Baca Juga: Anies Ajak Warga Apresiasi Petugas Penyekatan Larangan Mudik Lebaran

Warga dari luar Jakarta dilarang memasuki tempat-tempat wisata yang ada di Jakarta.

"Kalau mau berwisata di DKI Jakarta harus memiliki KTP Jakarta mulai hari ini sampai Minggu besok," ujar Anies.

Kemudian, tiap perjalanan baik dalam negeri maupun luar negeri di luar Jakarta yang masuk ke kantung komunitas-komunitas, baik ke kampung atau kompleknya harus didata.

"Para Ketua RT, Ketua RW, Gugus Tugas akan mendata siapa saja yang baru kembali dan kondisinya. Lalu dilakukan juga pemeriksaan (tes) Covid-19," ucap Anies.

Tujuannya untuk mendeteksi dini agar setiap kampung atau komplek yang ada di DKI Jakarta tidak menjadi kampung yang rawan untuk terpapar Covid-19.

Baca Juga: Jeritan Penjual Kembang TPU Bambu Apus: Makam Ditutup, Sedangkan Mal Dibuka

"Karena kami tidak ingin ada kampung yang masuk zona merah lagi di Jakarta. Bila ditemukan positif, maka dia akan mengikuti program isolasi, baik itu isolasi di hotel atau isolasi di Wisma Atlet," tutur Anies.

Load More