SuaraJakarta.id - Wisata religi Makam Keramat Solear di Kabupaten Tangerang ditutup. Akses utama menuju makam pun diportal menggunakan bambu.
Ketua Karang Taruna Desa Solear Tangerang, Latif Habibullah mengatakan, penutupan Makam Keramat Solear dilakukan lantaran membeludaknya pengunjung saat libur Lebaran lalu.
"Wisata ziarah Keramat Solear ditutup karena pengunjungmya terlalu banyak," kata Latif saat ditemui SuaraJakarta.id di lokasi, Senin (17/5/2021).
Latif menuturkan, wisata religi Makam Keramat Solear ditutup langsung oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar pada Minggu (16/5/2021).
"Kemarin Pak Bupati turun langsung ke wisata Solear untuk mengklarifikasi bahwa pengunjung di Kramat Solear membludak sekali," tuturnya.
Menurutnya, sejak pagi sudah ada ratusan pengunjung yang diputarbalikkan. Mereka datang dari berbagai desa di Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang. Bahkan ada juga yang datang dari Bogor.
Mereka sengaja datang jauh-jauh ingin berziarah sekaligus berwisata melihat ratusan monyet liar ekor panjang yang ada di area makam.
Lebih lanjut, Latif menerangkan, Makam Keramat Solear ditutup hingga 30 Mei 2021. Sesuai dengan Instruksi Gubernur nomor 556/901-DISPAR/2021 tentang Penutupan Sementara Destinasi Wisata dampak Libur Hari Raya Idul Fitri 2021 di Banten.
"Sesuai Instruksi Gubernur penutupan sampai 30 Mei," terangnya.
Baca Juga: Turun Tangan, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Tutup Wisata Tangerang
Sementara itu, salah satu pengunjung yang mengaku bernama Lukman mengatakan, baru mengetahui soal penutupan wisata religi di Banten itu.
Tokoh masyarakat dari Desa Jeungjing, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, ini hanya bisa pasrah ketika rombongannya diputarbalikkan warga yang berjaga pintu akses masuk Makam Keramat Solear Tangerang.
"Kalau sudah jadi protokol nggak jadi masalah sih, kalau untuk kesehatan bagus-bagus aja. Ziarah bisa tunda, dari rumah juga bisa kirim hadoroh. Tapi (memang) biar lebih afdol ziarah di tempat," ungkapnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Anggota Kodam Cenderawasih Tewas Dikeroyok di Tangerang, 7 Orang Jadi Tersangka
-
Persita Tangerang Rekrut Luquinhas, Eks Amazonas dengan Pengalaman Eropa
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Nikmati Weekday Brunch All You Can Eat Mulai Rp150.000 dengan City View di Manhattan Hotel Jakarta
-
KPP Apresiasi BRI, Jadi Bank Terbaik Penyalur KUR Perumahan
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta