SuaraJakarta.id - Sudah belasan jam banjir menggenangi rumah warga dan jalan di Komplek Bintaro Gallery, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Warga sekitar pasrah menunggu air surut dengan sendirinya lantaran tak ada bantuan baik Pemerintah Kota Tangsel.
Ketua RT setempat Maryanto mengatakan, banjir tersebut rutin terjadi setiap diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi dan waktu lama hingga berjam-jam.
Menurutnya, penyebab banjir tersebut lantaran adanya penyempitan kali yang ada di area perumahan.
"Karena di sini kali, alirannya sudah mengalami penyempitan jadi bottleneck, sehingga aliran airnya tidak lancar karena ada penyumbatan," katanya kepada SuaraJakarta.id, Selasa (18/5/2021).
Maryanto menerangkan, banjir di Bintaro Gallery Tangsel ini merupakan kali pertama sejak Ramadan dan usai lebaran.
Diperkirakan ketinggiannya mencapai satu meter di jalan. Sementara di rumah-rumah warganya hanya sekira setengah meter.
"Sudah rutin kalau hujan deras. Paling parah itu Februari (lalu). Tapi kali ini juga tak kalah repotnya dan bikin warga was-was karena air banjir sampai masuk ke rumah," terangnya.
Hingga saat ini, pihaknya pun hanya bisa pasrah menunggu genangan air banjir surut dengan sendirinya.
Baca Juga: Hujan Deras Semalaman, 40 Rumah di Bintaro Gallery Tangsel Terendam Banjir
Pasalnya, meski sudah belasan jam, tak ada bantuan dari Pemkot Tangsel. Baik tingkat kelurahan, kecamatan dan dinas terkait.
"Ya paling nunggu surut, nggak ada yang bisa dilakukan. Kita sudah lapor ke pemerintah, tapi tak ada bantuan. Misalnya pembangunan drainase dan pompa air juga nggak ada, pengembang juga nggak ada," ungkapnya
"Terima nasib aja, habis gimana lagi," katanya pasrah.
Sedikitnya, ada 40 rumah warga yang terdampak banjir di Tangsel tersebut.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi
-
Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
Jalur Darat Terputus Total, Helikopter Jadi Tumpuan Evakuasi Korban Banjir Bandang Nepal
-
Korban Tewas Banjir Bandang Nepal Tembus 390 Jiwa, 1.400 Orang Hilang
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Api Meluas di Perkebunan Makaeling, ERT Gosowong Bergerak Bantu Pemadaman
-
Tak Perlu Keluar Kota, Staycation di Kuningan Kini Bisa Dapat Pizza & Gelato
-
Kinerja BRI Tumbuh Solid di Triwulan II 2026, Laba Melesat 17,5% Ditopang Segmen UMKM
-
Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 JICC: Ekosistem Halal dan Edukasi Dalam Satu Gelaran
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang