SuaraJakarta.id - Terminal Poris Plawad Kota Tangerang kembali mulai ramai didatangi pemudik pasca berakhirnya larangan mudik, Selasa (18/5/2021). Diketahui, aturan larangan mudik berlaku pada 6-17 Mei 2021.
Saat ini berlaku aturan pengetatan mudik hingga 24 Mei 2021 mendatang. Momen berakhirnya larangan mudik dimanfaatkan sejumlah penumpang untuk pulang kampung.
Salah satunya Putri (30), warga yang hendak mudik ke Padang, Sumatera Barat. Dia mengaku memutuskan melakukan perjalanan mudik hari ini karena larangan mudik telah berakhir.
"Iya ini saya mau mudik ke Padang, baru mudik sekarang. Soalnya kan, kemarin ada larangan mudik," ujar Putri saat ditemui di lokasi, Selasa (18/5/2021).
Untuk tarif mudik, Putri mengaku harus mengeluarkan kocek sebesar Rp 575 ribu. Ini merupakan kali pertama dirinya mudik ke Padang menggunakan bus.
"Saya sampai hari Minggu. Jujur sih, ini baru sekali sih naik bus. Biasanya naik pesawat, " tuturnya.
Putri mengatakan, ia sekeluarga telah melakukan tes GeNose C19 yang disediakan oleh pengelola Terminal Poris Plawad Tangerang sebelum membeli tiket bus.
"Gratis tadi (tes GeNose C19). Hasilnya semua non-reaktif," tutupnya.
Hal senada dikatakan penumpang lainnya Indra (40). Ia mengatakan baru akan melakukan perjalanan ke Bojonegoro, Jawa Timur hari ini, karena sebelumnya terdapat larangan mudik.
Baca Juga: Siap-siap, Pemudik dari Sumatera Bakal Di Tes Acak Sebelum Masuk Jakarta
"Soalnya kemarin masih ada larangan mudik. Terus ini saya mau mondok bukan mudik, " kata Indra.
"(Tiket) Saya beli Rp 500 ribu, tapi saya enggak tau tuh harganya naik atau turun tiketnya," tutupnya.
Indra mengatakan telah menyiapkan surat test Antigen dari rumah. Baginya, hal itu menjadi syarat untuk berpergian saat ini.
"Saya sudah siapin surat Antigen sih dari rumah, " tutupnya.
Pantauan SuaraJakarta.id, terlihat sekitar enam bus yang bakal berangkat dari Terminal Poris Plawad.
Dalam beberapa jam sekali, pengelola terminal mengeluarkan imbauan dari pengeras suara kepada warga untuk menaati protokol kesehatan.
Berita Terkait
-
Serahkan Bukti ke Polisi, Pengacara Beberkan Kronologi Temuan 340 Ribu Dolar Singapura
-
Wamensos Motivasi Siswa-Siswi SRT 7 dan SRT 8 Kabupaten Tangerang
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Waspada, Hampir Seluruh Wilayah Kota Tangerang Kini Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar