SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut 148 pemudik yang positif Covid-19 saat kembali ke ibu kota adalah angka yang kecil. Namun hal itu tetap saja berbahaya bagi masyarakat.
Anies menilai angka itu kecil karena jika dibandingkan ada 22.910 orang yang melakoni tes acak Covid-19 di tempat penyekatan.
Kendati demikian, ia tak bisa membiarkannya karena jika tak dideteksi lebih dini, maka bisa menulari orang lebih banyak lagi begitu sampai di Jakarta.
"Jadi walaupun angka persentasenya kecil adalah 148 dari 22.910. Tapi jika mereka tidak terdeteksi maka akan menjadi carrier yang bisa menularkan kepada masyarakat yang lain," kata Anies di KM 48b tol Cikampek, Rabu (19/5/2021).
Dengan deteksi dini di tempat penyekatan, Anies berharap risiko penularan akan bisa ditekan. Masyarakat yang sudah ada di Jakarta lebih dulu jadi lebih aman karena mereka sudah diisolasi.
"Kami tidak ingin kondisi ini berbalik seperti di awal tahun kita ingin agar kondisi ini makin hari makin baik, jumlah kasus aktif makin sedikit, jumlah penularan makin menurun," jelasnya.
Karena itu, ia mendukung kegiatan penyekatan dan pemeriksaan yang dilakukan aparat kepolisian dan TNI.
"Screening-screening ini bertujuan untuk memastikan bahwa ikhtiar kita tidak terganggu oleh liburan di musim lebaran ini," pungkasnya.
Baca Juga: Anies Soal PNS Tak Ikut Lelang Jabatan: Saya Tak Marah-marah, tapi Menegur
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Mas Dhito Pastikan Pemkab Kediri Siap Kawal Keberhasilan Program Sekolah Rakyat
-
BRI Bantu UMKM "Its Me Time" Asal Sidoarjo Jawa Timur Naik Kelas, Tembus Pasar Global
-
Kenalkan Budaya Betawi Sejak Hari Pertama, MTsN 41 Jakarta Gelar Palang Pintu
-
Danamon HUT ke-70, Nikmati Promo QRIS D-Bank PRO dan Hemat 70% di Merchant Favorit
-
Mas Dhito Komitmen untuk Membantu Petani Melalui Kerja Sama dengan Pertamina dan PLN