SuaraJakarta.id - Cara buang sampah elektronik di e-Waste. Warga Jakarta cukup mendaftar di lingkunganhidup.jakarta.go.id.
Nantinya sampah elektronik akan dijemput. e-Waste adalah inovasi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
e-Waste untuk mengatasi kebingungan warga DKI dalam membuang sampah elektronik.
Hadirnya e-Waste dapat menjadi solusi warga yang bingung tersebut.
"Limbah elektronik (e-Waste) adalah sampah atau limbah yang berasal dari peralatan elektronik," ucap Anies dalam laman Instagram @aniesbaswedan, Jumat (21/5/2021).
Anies menginstruksikan pasukan orange Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memberikan pelayanan jemput limbah elektronik (e-Waste) kepada warga Jakarta.
"Hari ini dilakukan penjemputan e-Waste di warga Kelapa Gading Jakarta Utara, Cempaka Putih Jakarta Pusat, dan Cakung Jakarta Timur," sambungnya.
Lebih lanjut, Anies mengimbau warga Jakarta yang ingin dilakukan penjemputan limbah elektronik miliknya.
Anda dapat mengakses link https://lingkunganhidup.jakarta.go.id/ selanjutnya mengisi formulir digital yang tersedia.
Baca Juga: Waspada! Klaster Lebaran di Jakarta Sudah Muncul, Ada di Sejumlah RT
"Catatan jemput minimal 5kg," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kata-kata Hesti Purwadinata Buat Mahasiswa yang Demo Hari Ini, Netizen: Bukan Artis Istana
-
Awas Macet! Jalur Transjakarta Gatsu Berlaku Mix Traffic hingga November 2026
-
Polisi Tangkap Mahasiswa Bawa Pisau dan Sopir Ambulans Simpan Golok Saat Demo di Menara UOB
-
Jakarta Beat Society 2026 Siap Guncang M Bloc Akhir Pekan Ini
-
Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Upacara Kemerdekaan di Tapal Batas, Serasan Jadi Pintu Ekonomi Indonesia
-
Tak Perlu Pusing Budget, Ini Solusi Paket Rapat di Jakarta Pusat yang Bisa Sesuaikan Anggaran
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
Semarak Kemerdekaan: Perpaduan Kuliner dan Mahjong Ramaikan Pesisir Jakarta