SuaraJakarta.id - Sejarah Giant, swalayan raksasa yang akhirnya akan tumbang Juli 2021 mendatang. HERO umumkan Giant tutup dan tak kuat berhadapan dengan persaingan pasar ritel. Slogan "Harga murah setiap hari" pun akan jadi kenangan
Giant adalah jaringan toko swalayan yang memiliki banyak cabang di Indonesia. Selain department store yang menjual produk sandang seperti makanan, Giant juga memiliki supermarket atau pasar swalayan yang menjual kebutuhan sandang, barang kebutuhan hidup dan sehari-hari.
Kini sahamnya dimiliki oleh Hero Supermarket Group. Hingga Agustus 2010, telah dibuka 46 hypermarket Giant dan 104 gerai supermarket Giant di Indonesia.
Kabar Giant tutup sudah ada tersiar sejak tahun 2019.
Tutupnya toko swalayan kelompok Hero Supermarket Group ini menambah panjang daftar ritel yang gulung tikar karena sebelumnya sudah ada pemain besar yang sudah berhenti operasi karena merugi. Mereka adalah Centro, 7-Eleven, juga lainnya.
Giant mempunyai beberapa produk. Giant Ekstra merupakan bagian dari segmen bisnis Makanan dengan format hypermarket yang menawarkan berbagai macam produk dalam satu atap untuk pelanggan.
Selain fungsi utamanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makanan, produk segar, serta produk perawatan tubuh, Giant Ekstra juga menawarkan berbagai macam peralatan rumah tangga, pakaian, serta barang-barang perabotan rumah.
Dengan motto “Murah Setiap Hari”, Giant Ekstra telah menjadi pilihan konsumen untuk membeli berbagai macam produk dengan harga terjangkau.
Giant Ekspres merupakan toko dengan format Supermarket milik HERO Group dengan target untuk menjangkau masyarakat yang mengutamakan efisiensi serta kenyamanan berbelanja.
Baca Juga: Giant Tutup, Curhat Karyawan Bikin Sedih: Perusahaan yang Manusiakan Manusia
Dengan menyediakan berbagai macam produk, toko Giant Ekspress terletak di lokasi strategis dekat kawasan pemukiman warga agar dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan belanja harian dan mingguan.
Giant Ekspres terus menawarkan produk segar, kebutuhan sehari-hari, dan barang-barang rumah tangga lainnya dengan harga yang terjangkau.
Gerai swalayan Giant tutup per akhir Juli 2021. HERO ingin fokus mengembangkan IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket.
"Sebagai bagian dari fokus baru ini, Perseroan akan mengubah hingga lima gerai Giant menjadi IKEA. Gerai Giant lainnya di Indonesia akan ditutup pada akhir Juli 2021," ujar Direktur Hero, Hadrianus Wahyu Trikusumo dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa 25 Mei 2021.
Ketiga bisinis tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan Giant.
HERO juga mempertimbangkan untuk mengubah seluruh gerai Giant menjadi gerai Hero Supermarket.
Berita Terkait
-
Bocoran Hero Baru Mobile Legends, Dori Calon Midlaner OP
-
Buka Rekening BRI di Event Hero 55th, Pengunjung Bisa Tebus Murah Sembako Rp1
-
HUT ke-55 Hero Supermarket, BRI Tebar Diskon Belanja Langsung Rp55 Ribu
-
Prabowo Soroti Ubi Bombing untuk Karhutla, Seberapa Mungkin Diterapkan?
-
Ikuti Lucky Roll BRImo dan Tebus Murah Sembako Rp1 di Event Hero 55th Anniversary
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Temukan Inspirasi Pernikahan Impian di Wedding Showcase 2026 Swiss-Belresidences Kalibata
-
ARYADUTA Menteng Jadi Tuan Rumah Upacara Wisuda Raffles Jakarta PRISM 2026, Rayakan Talenta Kreatif
-
IIF Pangkas Waktu Penilaian Pembiayaan Infrastruktur hingga 30 Persen Lewat Digitalisasi
-
Liburan Akhir Tahun Makin Dekat, Yuk Siapkan Semua Kebutuhannya!
-
Bank Jakarta Siapkan Pembiayaan Rp5,87 Triliun untuk Perumahan hingga Transportasi Publik