SuaraJakarta.id - Giant Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), bakal ditutup pada akhir Juli 2021. Ratusan karyawan pun terancam dirumahkan hingga pensiun dini.
Meski gerainya sudah bersiap gulung tikar dengan mengobral diskon, tapi sejumlah karyawan Giant Serpong Tangsel masih bingung status mereka.
Mereka hanya bisa pasrah sampai menunggu waktu penutupan gerai tiba. Salah satunya Iskandar.
Saat ini, ia hanya bisa pasrah dan tetap bekerja di waktu tersisa hingga gerai Giant Serpong benar-benar tutup.
"Belum ada info soal kelanjutan pekerjaan. Pasrah, sudah dari pusatnya begini," katanya, Jumat (28/5/2021).
Iskandar yang sudah bekerja di Giant sekira 8 tahun itu belum tahu nasib pekerjaanya seperti apa setelah penutupan gerai tersebut. Dia pun belum mencari pekerjaan lain.
"Mau gimana lagi. Belum, belum nyari," ungkapnya sambil menyirami sayuran dengan air es itu.
Sementara karyawan lainnya, Abu Bakar mengatakan, usai ditutup nanti nasibnya pun bakal dipensiunkan dini.
"Kalau tutup ya semua pensiun dini," katanya sambil melayani di kasir.
Baca Juga: Promo Giant Serpong Hari Ini, Semua Barang Diobral Diskon 35 Persen, Beras sampai TV
Abu Bakar berencana bakal membuka usaha ketimbang mencari pekerjaan karena masih sulit akibat pandemi Covid-19.
"Enggak nyari kerja, rencananya paling buka usaha aja," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, menjelang penutupan Giant Serpong obral diskon mulai Jumat (28/5/2021).
Ratusan produk yang tersedia itu di beri harga diskon bervariasi, mulai dari 5 persen hingga 35 persen dari harga normal.
Di kategori sembako misalnya, harga beras 5 kilogram diskon 5 persen dari harga normal sekira Rp 30 ribu.
Diskon yang sama juga berlaku untuk minyak goreng semua merek serta semua jenis telur dan daging.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Tembok Beton, Giant Sea Wall Wajib Lindungi Ruang Melaut Nelayan Jakarta
-
Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3
-
Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank
-
KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi
-
Hari Keadilan Ekologis, WALHI Bawa Suara Warga Terdampak ke DPR
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Viral di Medsos! Penganiayaan Sadis ABK Cumi KM Maulana 23 Terbongkar
-
Dukung Penanganan Karhutla, NHM Serahkan Bantuan Tangki Air Operasional kepada BPBD Halmahera Utara
-
Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa