SuaraJakarta.id - Pemerintah Kota Tangerang menargetkan vaksinasi UMKM dan PKL dengan sasaran 20 ribu orang selesai pada 2 Juni 2021.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Liza Puspadewi mengatakan, kegiatan lanjutan vaksinasi UMKM dan PKL dimulai sejak 31 Mei 2021.
"Target sasaran adalah yang berdagang di wilayah Kota Tangerang," kata dia dilansir dari Antara, Selasa (1/6/2021).
Selama pelaksanaan vaksinasi UMKM dan PKL, Pemkot Tangerang juga melaksanakan vaksinasi bagi lansia yang berusia di atas 50 tahun.
"Sebelumnya batas minimal usia 60 tahun, tapi sekarang turun menjadi 50 tahun," katanya.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismasyah menuturkan vaksinasi pelaku UMKM ini adalah upaya pemulihan ekonomi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada penjual maupun pembeli yang melakukan transaksi secara langsung.
"Minimal lokasi usahanya ada di Kota Tangerang, kalau KTP luar kota tidak apa-apa. Ditekankan bahwa prioritas vaksin kali ini bagi pedagang dan pelaku UMKM," katanya.
Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan dari peninjauan lapangan yang dilaksanakannya, vaksinasi pelaku UMKM dan PKL berjalan lancar.
"Alurnya sudah bagus, jadi tidak terjadi kerumunan masyarakat yang datang untuk vaksin," kata Sachrudin.
Baca Juga: Kemenkes Mulai Vaksinasi Kelompok Pra-Lansia untuk Umur 50 Tahun ke Atas
Ia juga mengapresiasi upaya yang dilakukan pihak kecamatan dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang dalam mengatur jalannya pelaksanaan vaksinasi Covid-19.
"Sehingga masyarakat yang datang juga bisa teratur, dan prosesnya bisa lebih cepat," katanya.
Berita Terkait
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
APKLI-P Luncurkan Kanal Keluh Kesah PKL UMKM, Ali Mahsun: Keperpihakan Nyata Presiden Prabowo
-
Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI
-
Bersih-Bersih Blok M, 5 Gerobak dan 4 Boks Minuman Disita dari 9 PKL
-
Jelang Hari Buruh, Jukir Liar dan PKL di Monas Jadi Target Penertiban
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi