SuaraJakarta.id - Pergi haji merupakan impian setiap muslim. Tak terkecuali bagi Eni Munar Lestari, calon haji asal Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Sudah 11 tahun lamanya ia menanti momen menunaikan ibadah haji yang merupakan bagian dari Rukun Islam yang kelima.
Warga Perum Bumi Karangsari itu telah mendaftar haji reguler sejak tahun 2010 silam. Dia dijadwalkan berangkat haji pada tahun 2020 lalu.
Namun batal karena pandemi yang merebak di seluruh dunia. Harapannya pergi ke tanah suci beribadah haji kembali pupus pada tahun ini.
Pemerintah beberapa hari lalu telah memutuskan membatalkan pemberangkatan jamaah haji Indonesia pada tahun ini.
Alhasil, ini merupakan kali kedua Eni batal berangkat haji. Nenek berusia 62 tahun ini pun tak dapat menutupi kekecewaannya.
“Mau gimana lagi? Kondisinya memang lagi begini. Legowo meskipun ditunda lagi keberangkatannya,” ujar Eni kepada TIMES Indonesia—jaringan Suara.com—Sabtu (5/6/21).
Eni mengatakan, untuk rencana keberangkatan tahun 2021 ini, ia sudah dua kali menjalani vaksinasi Covid-19.
“Saya dan teman-teman yang rencana berangkat tahun ini sudah ikut vaksin dua kali, semua syarat sudah, suntik influenza, meningitis, TT sudah semua,” ujarnya.
Baca Juga: Dua Kali, 370 Calon Jemaah Haji Asal Kolaka Dipastikan Batal Berangkat
Eni hanya berharap masih diberikan kesempatan untuk berangkat haji di masa yang akan datang.
Menurutnya sudah ada beberapa rekan yang akan berangkat bersama sudah meninggal dunia.
“Saya manut dengan peraturan pemerintah, mau berangkat kapan saja, baiknya seperti apa. Kalau seusia saya kan sudah renta, pengennya berangkat ya sudah wis berangkat saja. Mohon maaf yang rencana berangkat tahun kemarin saja sudah ada yang meninggal,” ujarnya.
Sementara itu, menurut Mukid salah satu ASN di Kemenag Ngawi jumlah calon haji asal Kabupaten Ngawi yang ditunda keberangkatannya sebanyak 309 orang.
“Untuk pelunasan tahap I dan II tahun 2020 sebanyak 309 orang,” ujarnya dihubungi melalui seluler.
Seperti diketahui Kemenag membatalkan keberangkatan calon haji Indonesia pada musim haji tahun 2021 ini.
Berita Terkait
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Davina Karamoy Jadi Korban Hanania Grup, DP Haji Plus Senilai 10.000 USD Terancam Raib
-
Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan
-
KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit