SuaraJakarta.id - Kisah pilu dialami seorang ibu di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) lantaran terjerat pinjaman online (pinjol). Kisah itu dialami oleh ibu bernama Yani, warga Kampung Gunung, Ciputat, Tangsel.
Kisah itu terungkap setelah anaknya Muhamad Abdul Fikri membagikan kisah sang ibu melalui media sosial (medsos).
Salah satunya diungggah akun @tangsel_update. Fikri bercerita dia dan ibunya sedang kesulitan tak punya biaya untuk melunasi biaya sekolah di SMK Paramarta.
Tak hanya itu, kini dia harus melunasi pinjol yang semula digunakan untuk biaya hidup dan kebutuhan selama sekolah.
Akibatnya, dia tak dapat mengambil ijazah lantaran masih memiliki tunggakan. Di sisi lain, dia dan ibunya menghadapi teror dari pinjol.
Bentuk terornya, melalui pesan berantai ke semua kerabatnya melalui SMS dengan kata-kata kasar. Setiap hari, bahkan diakui didatangi para penagih.
Sementara di akun @seputartangsel disebutkan, Fikri dan ibunya terlilit utang di delapan akun pinjol.
Selain itu, Fikri juga memiliki tunggakan biaya sekolah untuk SPP dan Ijazah tahun 2020 sebesar Rp 3.960.000.
Saat ditemui di kediamannya, Yani enggan dimintai keterangan usai kisahnya terlilit utang pinjaman online viral di media sosial.
Baca Juga: Alhamdulillah! Guru TK Malang Bebas dari Utang Pokok dan Bunga 5 Pinjol
Sementara itu, Titin, bibi dari Yani mengatakan, saat ini kasus yang menimpa keponakannya tengah ditangani. Baik utang pinjaman online dan juga tunggakan di SMK Paramarta.
"Dari Tangsel tadi sudah ada yang ke sini, dibantuin diurusin pinjaman onlinenya dan biaya sekolahnya. Dibantu bayar semua," katanya ditemui, Senin (7/6/2021).
Meski tinggal bersebelahan, Titin tak mengetahui soal pinjol yang dilakukan Yani dan anaknya.
"Ibu gak tahu, nggak ngerti, tahu-tahu tagihannya katanya membengkak," ungkapnya.
Dia meminta, jika ada yang mau membantu, baiknya memberi bantuan dengan melunasi langsung utang-utang keponakannya, bukan memberikan uang secara langsung.
"Ibu juga bilang, jangan dikasih uangnya takut kepakai buat yang lainnya," terangnya.
Berita Terkait
-
Kronologi Kasus Viral Santriwati Ngaku Hamil Lewat Mimpi, Seorang Kiai di Pekalongan Ditangkap
-
Pimpinannya Ditangkap Kasus Dugaan Pencabulan Santri, Padepokan Padang Ati Minta Berita Ditakedown
-
Viral Keributan SPBU, Oknum Polisi Diduga Pukul Taksi Saat Antre Lalu Ngaku Kakinya Dilindas
-
Sok Jagoan di Tol JORR! Pengemudi Ngamuk Pukul Spion Pakai Besi, Polisi Buru Pelaku
-
Detik-Detik Rumah Warga Jepara Rusak Usai Dilintasi Sound Horeg Saat Takbiran
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada
-
Urutan Bacaan saat Menyembelih Sapi atau Kambing Kurban, Dari Basmalah hingga Doa Keberkahan
-
Manhattan Hotel Jakarta Raih Penghargaan Agoda Gold Circle Award 2025
-
Suspend SPPG, Mas Dhito Jenguk Siswa Diduga Keracunan MBG