SuaraJakarta.id - Animo masyarakat Indonesia, khususnya kawula muda, terhadap boy band asal Negeri Gingseng, BTS, begitu tinggi. Hal itu bisa dijumpai pada hari ini di gerai-gerai makanan cepat saji McD di Jakarta.
Pasalnya, Mc'Donald's kali ini berkolaborasi dengan BTS dengan menciptakan menu BTS Meal. Dalam menu itu terdapat tiga item produk yakni, minuman, kentang goreng ukuran medium, dan yang spesial adalah chicken nugget dilengkapi dengan saus cajun dan saus sweet chilli.
Suara.com memotret salah satu peristiwa unik di gerai McD PGC (Pusat Grosir Cililitan), Jakarta Timur, Rabu (9/6/2021) sore. Fenomena itu adalah dua orang perempuan remaja yang mencoba memesan menu BTS Meal di loket pemesanan.
Padahal, menu tersebut hanya bisa dipesan secara online melalui aplikasi seperti GoJek dan Grab. Namun, dua remaja perempuan itu rupanya penasaran dan bertanya di meja pemesanan mengenai menu BTS Meal.
"Mbak, kalau pesan BTS Meal masih bisa?" tanya salah satu dari mereka.
Merespons pertanyaan tersebut, sang pengawai mengatakan jika menu BTS Meal hanya bisa dipesan secara daring. Di satu sisi, pihak McD PGC juga telah menutup pemesanan menu BTS Meal sejak pukul 14.00 WIB siang tadi.
"Oh menu BTS Meal-nya cuma bisa dipesan lewat online kakak," jelas sang pegawai.
Mendengar jawaban tersebut, dua remaja itu akhirnya memilih menu lainnya yang tersedia.
Aktivitas Normal
Baca Juga: Antrean Panjang BTS Meal Hingga Pukul 14.00, Gerai McDonal's PGC Didatangi Satpol PP
Aktivitas di gerai McD PGC terpantau normal usai menu BTS Meal ditutup pada pukul 14.00 WIB.
Pantauan Suara.com pada pukul 16.00 WIB, Rabu (9/6/2021), tidak tampak antrean para driver ojek online pada bilik drive thru.
Para pengunjung biasa kini bisa memesan menu makanan dan menyantapnya di lokasi.
Salah satu pegawai mengakui, antrean menu BTS Meal sempat membludak sejak pagi hingga siang tadi.
Alhasil, petugas Satpol PP sempat mendatangi lokasi guna mencegah adanya kerumunan orang dalam jumlah banyak di masa pandemi Covid-19.
Sang petugas mengakui, sebenarnya pemesanan menu BTS Meal berlangsung hingga malam hari.
Namun, karena tingginya animo para Ultras BTS yang memesan BTS Meal, pemesanan ditutup pada pukul 14.00 WIB.
"Sebenarnya menu ini bisa dipesan sampai malam. Tapi karena banyaknya antrean, maka pemesanan kami tutup pukul 14.00 WIB," sambungnya.
Pemandangan McD Otista Raya
Di gerai McD Otista Raya, antrean puluhan driver ojek online di bilik drive thru masih terlihat hingga pukul 15.00 WIB. Di sisi lain, satu mobil Satpol PP dan mobil polisi bersiaga di sekitar lokasi.
Meski hingga kini masih terjadi antrean, jumlah pengemudi ojol masih berkisar puluhan. Mereka ada yang antre sejak pukul 12.00 WIB, ada pula yang baru datang sehingga harus menunggu antrean hingga pukul 15.00 WIB.
Atas hal tersebut, pengunjung yang hendak makan di gerai McD tidak bisa memesan makanan dan makan di tempat.
Salah satu petugas di lokasi mengaku, antrean pemesanan promo BTS Meal akan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.
"Antrean BTS Meal sampai pukul 17.00 WIB. Setelah itu pengunjung biasa bisa memesan seperti biasa," ungkap petugas tersebut.
Tak Bisa Makan di Tempat
Buntut antrean panjang pemesanan promo BTS Meal, pengunjung biasa terpaksa pulang lantaran tidak bisa memesan dan makan di gerai.
Seorang pria bernama Beni (50), saat dijumpai di halaman parkir McD Otista Raya mengaku tidak bisa melakukan pemesanan—bahkan makan di tempat.
Pasalnya, atrean menu BTS Meal yang dipesan secara daring melalui ojek online hingga kini masih terpantau panjang.
"Saya tadi sempat mau pesan, tapi pas sampai pintu masuk, pintunya ditutup karena antrean ojek online yang pesan menu itu (BTS Meal)," ungkap Beni.
Saat bertanya kepada petugas McDonal's, Beni menyebutkan jika pengunjung biasa baru bisa memesan dan makan pada pukul 17.00 WIB nanti.
Sebab, antrean ihwal menu BTS Meal telah dibatasi hingga jam yang telah ditentukan tersebut.
"Tadi kata petugas yang di pintu masuk, katanya baru bisa pesan nanti pukul lima sore. Katanya sih antrean menu itu cuma sampai pukul lima sore," sambungnya.
Beni yang datang sendiri setelah pulang dari bekerja, akhirnya memilih tempat makan lain di lokasi yang berbeda.
Dia mengaku heran, mengapa demam BTS Meal begitu menyedot animo masyarakat Tanah Air hingga menimbulkan antrean panjang.
"Memang menunya isinya apa sih? Kok tadi saya lihat ada driver ojol yang bawa pesanan sampai lima plastik," pungkas Beni.
Berita Terkait
-
FIFA World Cup 2026 Makin Dekat, Ini Cara Seru Menikmati Euforianya Bersama Keluarga
-
Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan
-
Studi Oxford Economics Ungkap Dampak Bisnis McDonalds di Indonesia
-
McDonald's RI Mulai Ekspansif Lagi
-
Ario Bayu Bintangi Film Sepenuhnya Indonesia, Cerita Hangat tentang Nilai yang Mulai Terlupa
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Mas Dhito Komitmen untuk Membantu Petani Melalui Kerja Sama dengan Pertamina dan PLN
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Promo Kredit Kendaraan dengan Suku Bunga 1,80%
-
Mantri BRI Hadir di Wilayah 3T, Ini Dedikasi Eka Layani Warga Kabupaten Banggai Kepulauan
-
FIFGROUP Gaungkan 'Perempuan Berperan' di Car Free Day, Dorong Kesetaraan Gender dan Hidup Sehat
-
BRI Tegas Menolak Berbagai Bentuk Penyimpangan yang Merugikan Negara dan Masyarakat