Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Rabu, 09 Juni 2021 | 18:58 WIB
Penampakan indekos di Cengkareng, lokasi wanita tewas tertutup bantal dan terbungkus seprai. (Suara.com/Yaumal)

Hadi mengatakan, ia terakhir berbincang dengan RM beberapa jam sebelum korban ditemukan tewas. Tepatnya pada Sabtu (5/6/2021) sore.

Dalam perbicangan itu, kata Hadi, RM membicarakan masalah gaji.

"Kata dia, 'Orang-orang yang kerja waktu gajiannya enggak menentu, ada yang tanggal satu, ada yang tanggal lima,' kata dia gitu. Terus saya iyakan saja," ujar Hadi mengingat obrolan terakhir kali dengan korban.

"Kemudian dia bilang, 'kalau saya gajinya tepat keluarnya,' dia ngomong gitu. Saya mah iya-iya saja," sambung Hadi.

Baca Juga: Wanita Indekos di Cengkareng Tewas Terbungkus Seprai, RM Sempat Curhat Masalah Gaji

Penampakan indekos di Cengkareng, lokasi wanita tewas tertutup bantal dan terbungkus selimut. (Suara.com/Yaumal)

Lebih lanjut, kata Hadi, berdasarkan pengakuan RM bahwa dia kerja di PLN. Namun RM tak menjelaskan secara detail di PLN mana dia bekerja.

"Saya mah iya saja, tapi dia saya lihat dari pagi sampai siang masih di sini-sini saja. Enggak kayak orang yang kerja di PLN," ujar Hadi.

Bekas Luka di Leher

Diberitakan sebelumnya, Polres Metro Jakarta Barat menduga RM yang tewas dalam kondisi terbungkus selimut dan kepala tertutup bantal merupakan korban pembunuhan. Sebab di bagian lehernya terdapat sejumlah luka.

"Kami menduga telah terjadi tindak pidana pembunuhan. Jadi meninggalnya bukan karena sakit, tapi karena memang ada dugaan pembunuhan," kata Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono saat ditemui wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (8/6/2021).

Baca Juga: Leher Terdapat Luka, Mayat Wanita Terbungkus Selimut di Cengkareng Diduga Dibunuh

Ilustrasi evakuasi mayat. [ANTARA/Mentari Dwi Gayati]

Berdasarkan hasil autopsi ditemukan luka di bagian leher korban. Namun, Dwi belum bisa memastikan apakah luka itu bekas cekikan atau bukan.

Load More