SuaraJakarta.id - Geger klaster pernikahan yang bikin 88 orang positif COVID. Mereka dari 2 keluarga menantu dan besan positif COVID-19. Ada juga beberapa tamu dan tetangga.
Jumlah ini kemungkinan akan terus bertambah karena seluruh tamu pernikahan akan dites COVID-19. Pernikahan terjadi di Dukuh Bulurejo, Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.
Tambahan 22 warga yang positif Covid-19 dari klaster pernikahan, merupakan keluarga besan atau keluarga pengantin laki-laki.
Mereka ini merupakan warga Dukuh Kedungrejo, Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu.
Sedangkan 66 orang yang positif sebelumnya merupakan tetangga dan keluarga dari pihak pengantin putri yang ada di Dukuh Bulurejo, Desa Bantengan.
Kasi Pemerintahan Desa Mojopurno, Evim Nuryawati, mengatakan total warga yang menjalani tes Covid-19 ada 31 orang.
Mereka ini merupakan warga yang ikut dalam kegiatan hajatan pernikahan di Dukuh Bulurejo.
“Dari 31 orang itu, ada satu orang yang tidak dites. Karena masih berusia satu tahun,” kata dia seperti dilansir Solopos.com.
Evim menuturkan dari hasil tes GeNose C-19 dan rapid test antigen diketahui ada 22 orang yang terpapar positif Covid-19. Lalu delapan orang dinyatakan negatif.
Baca Juga: RSD Wisma Atlet Nyaris Penuh, Ini 3 Lokasi yang Disiapkan Anies buat Tampung Pasien Covid
Sebelumnya, puluhan warga ini mengalami gejala batuk dan pilek. Untuk saat ini, puluhan warga yang positif itu menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Seperti diketahui, muncul klaster pernikahan di Dukuh Bulurejo, Desa Bantengan. Usai kegiatan hajatan, ada sejumlah warga yang mengalami gejala batuk dan pilek. Hingga akhirnya dilakukan rapid test antigen massal. Dari 240 orang yang dites, ada 66 orang yang dinyatakan positif.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
KPK Dalami Kasus Maidi, Tiga Kepala Dinas Pemkot Madiun Diperiksa
-
Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bamsoet dan Erick Thohir Soroti Kepemimpinan Jerry Hermawan Lo
-
Ketua KPK dan Wamen Hukum Beri Pesan Khusus di Pelantikan PERADI Profesional
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Estetik Versi Netizen, Stylish Banget buat OOTD dan Running
-
Kantongi Izin Mabes dan Polda Metro, Pelantikan Pengurus PERADI Profesional Digelar Besok