SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut pihaknya telah memasang tenda darurat untuk ruang rawat inap pasien COVID-19.
Pemasangan tenda darurat itu dilakukan di 22 rumah sakit di Jakarta. Termasuk di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran.
Anies mengatakan, tenda darurat ini didirikan lantaran keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) di sejumlah rumah sakit DKI yang sudah penuh.
"Tenda yang sudah dipasang di rumah sakit terdapat 20 unit dan dua unit lainnya di RS Wisma Atlet, stoknya masih ada delapan dan masih bisa ditambah," kata Anies usai mengunjungi RSUD Kramat Jati di Jakarta Timur, Kamis (24/6/2021) malam.
Anies menjelaskan Pemprov DKI Jakarta berinisiatif meminjam tenda milik UNICEF yang sebelumnya dimanfaatkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk proses belajar mengajar.
Dengan adanya tenda ini, para pasien COVID-19, terutama dengan gejala sedang hingga berat yang membutuhkan perawatan, tidak perlu menunggu di kursi maupun lobi rumah sakit.
Selain tenaga kesehatan yang bersiaga, tenda darurat RS memiliki 10 tempat tidur dan fasilitas oksigen bagi pasien yang mengalami gangguan pernapasan.
Salah satu tenda darurat yang sudah dipasang, yakni di halaman RSUD Kramat Jati.
Di RSUD Kramat Jati tersebut, kondisi ruang rawat inap telah melebihi kapasitas. Bahkan, lobi rumah sakit kini beralih fungsi menjadi ruang rawat inap bagi pasien.
Baca Juga: DKI Jakarta Pecah Rekor Harian, 282 Anak-anak Positif Covid-19
"Di sini ada 10 bed yang bisa menangani, ada tenaga medisnya juga. Cara ini diharapkan bisa membuat mereka tidak harus menunggu biasanya di kursi-kursi, atau di teras dan di lobi," tutur Anies.
Anies terus mengingatkan warga untuk membatasi aktivitas mengingat potensi penularan, khususnya varian baru corona yang amat tinggi.
Dikatakan Anies, jumlah kasus COVID-19 di Jakarta yang meningkat tajam merupakan masalah serius yang harus dihadapi. [Antara]
Berita Terkait
-
Bukan Joget Gemoy, Begini Strategi Alvin Tedjo Menang Pemilu di Kanada: Mirip-mirip Anies Baswedan
-
Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh
-
Nobar Film Bapak Paling Jujur, Anies Baswedan Bicara soal Integritas hingga Sentilan Politik
-
Setelah Netflix, Pemprov DKI Gandeng Asosiasi Film Amerika Serikat Demi Kota Sinema
-
Bidik Pasar Kerja Jerman hingga Jepang, Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pelatihan Bahasa Asing Gratis
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
Terkini
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut