SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku siap menjalankan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM darurat. Ia berharap aturan yang dibuat Presiden Joko Widodo ini memberikan hasil signifikan.
Apalagi sekarang ini Jakarta sudah dianggap sebagai Provinsi yang berstatus zona merah. Penambahan kasus harian Covid-19 masih saja tinggi hingga 7.000-9.000 orang perharinya.
"Kami tentunya akan melaksanakannya terkait PPKM Darurat sebaik-baiknya, mulai tanggal 3 Juli sampai 20 Juli. Kami akan laksanakan sebaik mungkin," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2/7/2021).
Nantinya aturan ini kembali mengurangi kegiatan masyarakat sesuai arahan Pemerintah Pusat. Misalnya pegawai di sektor non-esensial bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) 100 persen hingga penutupan berbagai tempat umum.
"Work from home ada yang 100 persen, ada yang 50 persen, yang esensial dan kritikal, mal juga ditutup. Kemudian juga sekolah seperti sebelumnya, online, banyak yang ditutup. Ini merupakan pengetatan dari yang sebelumnya, sehingga disebut PPKM Darurat," katanya.
Dengan segala pembatasan kegiatan yang dilakukan, Riza berharap penularan Covid-19 di Jakarta akan menurun.
"Mudah-mudahan dua minggu ke depan, setelah tanggal 20 ada hasil yang signifikan atas keputusan kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat," tuturnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi memutuskan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali.
Penerapan PPKM Darurat kata Jokowi mulai berlaku pada 3 Juli hingga 20 Juli 2021.
Baca Juga: Pintu Masuk Bekasi Dipeketat Jelang PPKM Darurat Jawa-Bali, Penyekatan di Meikarta
"Saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 khusus di Jawa dan Bali PPKM," ujar Jokowi.
Jokowi menuturkan PPKM Darurat akan meliputi pembatasan-pembatasan aktivitas masyarakat yang lebih ketat dibanding kebijakan sebelumnya.
"PPKM darurat ini akan meliputi pembatasan-pembatasan aktivitas masyarakat yang lebih ketat daripada yang selama ini sudah berlaku," ucap dia.
Jokowi pun meminta Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan untuk memberikan penjelasan secara rinci terkait PPKM Darurat
"Secara terperinci bagaimana pengaturan baik ppkm darurat ini saya sudah meminta Menteri Kordinator Marinvest untuk menerangkan sejelas-jelasnya secara detil mengenai pembatasan ini," kata Jokowi
Jokowi menyebut kebijakan PPKM Darurat harus diambil pemerintah mengingat lonjakan kasus Covid-19 dan muncul nya varian baru covid-18.
Tag
Berita Terkait
-
Pintu Masuk Bekasi Dipeketat Jelang PPKM Darurat Jawa-Bali, Penyekatan di Meikarta
-
Daftar Kota dan Kabupaten yang Kena PPKM Mikro Darurat
-
Epidemiolog: Penanganan Wabah Penyakit Sama Seperti Memadamkan Kebakaran
-
Bisa Diberhentikan! Ini Sanksi Bagi Kepala Daerah yang Langgar PPKM Darurat
-
Bersiap Gelar PPKM Darurat, Seluruh Mall di Jogja Tutup Sementara
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Bikin Weekend Lebih Istimewa, Berikut Promo Nonton The Premiere untuk Nasabah BRI
-
Diskon MCU hingga 20%, Simak Healthcare Privilege BRI dan Prodia
-
Perkuat Standar Pelayanan, PKSS Gelar Jambore Satpam 2026 di 34 Cabang Indonesia
-
Bareskrim Bongkar Pabrik Vitamin Anak Palsu, Beroperasi Sejak 2021
-
Menuju Satu Abad Sumpah Pemuda, PEMIRA Ajak Berbagai Elemen Pemuda Berkonsolidasi