Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Jum'at, 02 Juli 2021 | 14:14 WIB
Ilustrasi - Warga antre untuk mengisi ulang oksigen di Kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (28/6/2021). [Antara/Asprilla Dwi Adha]

SuaraJakarta.id - Harga isi ulang oksigen melonjak Rp 3.000-Rp 5.000 per tabung berbagai ukuran di salah satu sentra penjualan di Setiabudi, Jakarta Selatan.

Kenaikan harga isi ulang oksigen di Jakarta ini terjadi sejak dua minggu lalu, menyusul lonjakan kasus COVID-19 di Jakarta.

"Lonjakan pembelian isi ulang oksigen ini terjadi sejak dua minggu lalu," kata pengelola depot pengisian oksigen Krisna Okta Wira di Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (2/7/2021).

Adapun ukuran yang paling banyak diisi ulang oksigen, di antaranya tabung ukuran satu meter kubik yang kini dihargai Rp 18.000 sekali isi ulang atau naik Rp 3.000 dari harga sebelumnya Rp15.000.

Baca Juga: Krisis Tabung Oksigen, IGD RSUD Kota Bandung Ditutup Sementara

Rata-rata kenaikan harga isi ulang oksigen untuk tabung lainnya, lanjut dia, hingga mencapai Rp 5.000 per tabung.

Untuk pengisian oksigen untuk tabung paling kecil berukuran 0,5 meter kubik dihargai Rp 10.000, tabung ukuran 1,5 meter kubik mencapai Rp 25.000.

Sedangkan pengisian oksigen untuk tabung ukuran dua meter kubik mencapai Rp 30.000 dan tiga meter kubik mencapai Rp 40.000.

"Rata-rata yang isi ulang itu warga biasa untuk kebutuhan di rumah tapi ada juga dari Puskesmas," imbuhnya.

Menurut dia, pada hari biasa pembeli yang rutin mengisi ulang oksigen tidak lebih dari 100 orang per hari.

Baca Juga: Kang Emil : Jangan Berlomba-Lomba Menyimpan Tabung Oksigen

Namun, sejak dua minggu lalu jumlah pembeli melonjak menjadi sekitar 200 orang per hari.

Load More