SuaraJakarta.id - Belasan penumpang KRL Stasiun Tangerang ditolak naik Commuter Line karena tak bawa surat tanda registrasi pekerja (STRP). Hal itu dikatakan Kepala Stasiun Tangerang Eka Gusti Fadli.
Sebagai informasi, hari ini, Senin (12/7/2021) seluruh Stasiun di Jabotabek resmi memberlakukan aturan penumpang membawa surat tanda registrasi pekerja (STRP).
Hal ini mencegah pekerja non essensial bekerja pada masa Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM darurat).
"Ada belasan (penumpang) yang kami putar balik, kalau detailnya kami kurang tahu, karena tidak dihitung. Rata penumpang banyak yang bilang, 'baru hari ini saya taunya, Pak,'. Padahal di media juga sudah banyak (informasi)," ujar Eka saat dikonfirmasi, Senin (12/7/2021).
Ada beberapa penumpang yang membawa dokumen dalam bentuk elektronik. Meski begitu, mereka masih diperbolehkan menaiki KRL.
"Hari ini, surat yang ditunjukkan dalam bentuk virtual masih diizinkan," katanya.
Eka menjelaskan, kewajiban membawa surat dalam bentuk cetak. Lantaran pihak stasiun bakal mengecap dokumen milik penumpang.
"Karena kami harusnya fisik, ada stempel basah. Supaya skrin berikutnya, kan kami stempel (dokumennya), enggak perlu scan ulang. Tinggal nunjukin, enggak perlu diperiksa," tuturnya.
Dalam kesempatannya, Eka mengungkapkan dengan adanya aturan STRP ini, jumlah penumpang mengalami penurunan.
Baca Juga: Hari Pertama Aturan STRP di Stasiun, Penumpang: Pemerintah Tidak Peduli Rakyat Kecil
Meski begitu, dirinya tidak mengetahui lebih jelas ada berapa penumpang untuk hari ini.
"Gambaran sih pasti ada penurunan. Cuma dari presentase, saya belum bisa jelaskan," tutupnya.
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit