SuaraJakarta.id - Anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi PAN, Lukmanul Hakim menyoroti nasib pengusaha kecil toko kelontong di masa pandemi Covid-19 sekarang ini. Pasalnya di aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, mereka termasuk dibatasi jam operasionalnya.
Karena itu, Lukmanul meminta Gubernur Anies Baswedan memerhatikan nasib pedagang kelontong itu. Mereka harus mendapatkan prioritas penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST).
“Pembatasan mobilitas warga ke luar rumah membuat pendapatan mereka (pemilik warung kelontong) menurun,” ujar Lukman dalam keterangan tertulis, Jumat (23/7/2021).
Selain aturan PPKM, toko kelontong juga semakin disulitkan karena banyaknya minimarket di jalanan. Bahkan mereka disebutnya diizinkan beroperasi lebih kama dibandingkan usaha tradisional.
“Saya lihat kurang adil ya, pedagang di pasar tradisional hanya boleh buka delapan jam, sedangkan beberapa minimarket bisa beroperasi 24 jam. Pemprov DKI harus berani tegas menindak minimarket yang melanggar aturan,” katanya.
Karena itu, ia meminta agar masyarakat membeli segala kebutuhan harian di toko kelontong. Dengan demikian maka akan membantu mereka menyambung hidup, ketimbang memberikan keuntungan pada minimarket modern.
“Daripada kita memperkaya peritel modern kapitalis, lebih baik sejahterakan warung kecil tetangga dan pasar tradisional kita,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terasa di Jakarta, 100 Dus Masker Dibagikan
-
Yohanis Agabi Mahuze: Jangan Biarkan Adat Malind Maklew Terputus di Tengah Zaman
-
746 Siswa Jakarta Putus Sekolah pada 2025, Politisi PSI Salurkan Beasiswa