SuaraJakarta.id - Sebuah video yang memperlihatkan sebuah mobil sedan diduga menghalangi laju ambulans yang hendak menjemput pasien kritis viral di media sosial.
Aksi pemobil sedan yang diduga menghalangi laju ambulans itu direkam oleh Bagus Sajiwo, kernet ambulans tersebut.
Dia menyebut peristiwa itu terjadi di persimpangan Gaplek, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Bagus mengatakan, saat itu ia dan rekannya akan menjemput pasien yang sudah kritis untuk dibawa ke rumah sakit.
"Awalnya kita dapat telepon dari keluarga pasien untuk jemput karena sudah dalam kondisi kritis. Dari Perumahan Kemang Residence ke Rumah Sakit Sentosa," kata Bagus, dihubungi Jumat (30/7/2021).
Saat melintas di persimpangan Gaplek, Pamulang, Bagus menyebut ada satu mobil yang diduga menghalangi laju ambulans yang ditumpanginya.
Bahkan, mobil ambulans yang dia naiki sempat akan menabrak lantaran sedan yang diduga menghalangi itu melakukan rem mendadak.
"Saat itu ada satu unit mobil yang menghalangi. Soalnya kami ngebut dia ikut ngebut. Kami pelan dia ikut pelan dan dia sempat ngerem mendadak. Hampir nabrak jaraknya 1 senti antara ambulans dengan mobil tersebut," ungkapnya.
"Padahal lajur sebelah kiri dalam keadaan kosong. Kita rekam aksinya bukan karena ingin memojokkan, tapi kita minta kesadarannya," sambung Bagus.
Baca Juga: Kronologi Pemobil Sedan Diduga Halangi Ambulans Jemput Pasien Kritis di Tangsel
Lebih lanjut, Bagus mengatakan, lima menit usai berhasil melewati sedan yang diduga menghalangi itu, ia mendapat kabar duka dari pihak keluarga pasien.
"Lima menit setelah bisa ngelewatin mobil itu, kita dapat kabar pasien yang kritis sudah meninggal di rumah," ungkapnya.
Meski begitu, Bagus dan rekannya tetap menuju ke rumah duka. Di sana ia menjelaskan keterlambatannya dalam perjalanan.
"Kita jelasin kita minta maaf sedalam-dalamnya ke pihak keluarga. Alhamdulillah pihak keluarga menerima," beber kernet ambulans swasta itu.
Kantongi Identitas Pemilik Sedan
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Dicky Sutarman mengatakan, pihaknya telah mengantongi identitas pemilik mobil sedan yang viral diduga menghalangi laju ambulans tersebut.
Dicky mengatakan pihaknya akan memanggil pemilik mobil sedan itu dan sopir ambulans serta perekam video itu untuk dimintai keterangan.
"Kami sudah mengantongi identitas pemilik kendaraan sedan tersebut dan akan memanggil kedua belah pihak, baik (pemilik) sedan dan pemilik ambulans, untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ungkapnya.
Dari hasil penyelidikan, lanjut Dicky, mobil sedan yang menghalangi laju ambulans tersebut beralamat di Jakarta Pusat.
"Sementara pemilik mobil sedan, kami indentifikasi bertempat tinggal di Jakpus dan sampai saat ini kami masih berusaha menghubungi pemilik kendaraan tersebut untuk dapat hadir di Polres Tangsel besok," tuturnya.
Viral di Media Sosial
Diberitakan sebelumnya, video aksi sebuah mobil diduga menghalangi laju ambulans yang tengah dalam keadaan darurat viral di media sosial. Insiden terjadi di Gaplek, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Dalam video yang diunggah akun @tangselmomen terlihat, mobil sedan berwarna hitam diduga menghalangi laju ambulans. Padahal sirine nyaring terdengar.
"Aduh..duh..duh. Diduga mobil menghalangi perjalanan ambulans yang terjadi di Gaplek, Pamulang, Tangerang Selatan," tulis akun tersebut dikutip SuaraJakarta.id—grup Suara.com—Jumat (30/7/2021).
Aksi tersebut direkam oleh salah seorang dari dalam mobil ambulans. Ia sengaja merekam lantaran kesal laju ambulans yang tengah darurat diduga dihalangi.
"Woy gue viralin loh, viralin loh, masuk di TV," teriak sang perekam dari dalam ambulans.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Mertua Eks Pejabat Kementerian, Dwi Sasetya LPDP Terciduk Pamer Fasilitas Negara
-
Dwi Sasetyaningtyas Ditegur LPDP Usai Bangga Anak Jadi WNA, Suami Terancam Sanksi
-
Anak Santri 12 Tahun Tewas Tragis, Diduga Dianiaya Ibu Tiri hingga Dipaksa Minum Air Mendidih
-
Hotman Paris Turun Tangan Bela Fandi Ramadhan, ABK yang Dituntut Hukuman Mati Kasus 2 Ton Narkoba
-
Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Jakarta 21 Februari 2026: Catat Waktu Magrib dan Isya Hari Ini
-
Yuk Daftar! Layanan Hapus Tato Gratis untuk 100 Orang
-
Rahasia Penyerang Persija Alaeddine Ajaraie Tetap On Fire di Bulan Puasa
-
Pelatih Persija Mauricio Souza Soroti Lapangan JIS Kurang Ideal
-
Dari Hoki ke Refleksi, Episode Gading Serpong Gabungkan Perayaan Imlek dan Ramadan