SuaraJakarta.id - Pemerintah pusat mengizinkan pusat perbelanjaan atau mal beroperasi kembali di masa perpanjangan PPKM Level 4 di Pulau Jawa dan Bali. Namun ada persyaratan yang harus dipenuhi pengelola mal dan pengunjung.
Pengunjung wajib sudah mendapat vaksinasi COVID-19. Minimal dosis pertama. Selain itu, wajib juga menunjukkan sertifikat vaksin saat akan memasuki mal.
Untuk bisa mendapatkan sertifikat vaksin, warga bisa mengunduhnya di aplikasi PeduliLindungi.
Salah satu mal di Jakarta yang kembali beroperasi, yakni Mal Kota Kasablanka (Kokas).
Pantauan Suara.com di lokasi pada Rabu (11/8/2021) sore, Mal Kokas terpantau cukup ramai di beberapa titik, walau pemandangannya tak sepadat sebelum PPKM diberlakukan.
Sesuai aturan pemerintah untuk memasuki gedung, setiap pengunjung Mall Kokas diperiksa satu per satu.
Toko pakaian menjadi lokasi yang paling banyak didatangi pengunjung. Bahkan di beberapa toko pakaian merek ternama terlihat sesekali terjadi antrean pendek, karena jumlah pengunjung yang berbelanja sangat dibatasi guna mengantisipasi kerumunan.
Selain toko pakaian, supermarket dan toko kosmetik juga cukup ramai didatangi pengunjung untuk berbelanja.
Pemandangan berbeda dijumpai di salah satu lantai yang menjadi pusat kuliner. Di lokasi itu sangat sepi. Saking lengangnya beberapa lampu dimatikan. Bahkan banyak ditemukan restoran yang tutup.
Baca Juga: Restoran Dalam Mal di Jakarta Dilarang Sediakan Makan di Tempat
Di sejumlah restoran yang buka, meja dan kursi tertumpuk rapi. Hanya terlihat beberapa pengujung dan pengemudi ojek online yang menunggu pesanan.
Diketahui, pemerintah belum mengizinkan restoran membuka layanan makan di tempat.
Sebelumnya, pemerintah mengumumkan perpanjangan PPKM Jawa-Bali pada Senin (9/8/2021) lalu. Dalam aturan terbaru PPKM tersebut, mal atau pusat berbelanjaan bakal dibuka bertahap.
Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pembukaan mal secara bertahap akan dimulai dengan masa uji coba terlebih dahulu.
"Pemerintah akan melakukan uji coba pembukaan secara gradual (bertahap) untuk mal/pusat perbelanjaan di wilayah dengan Level 4 dengan memperhatikan implementasi protokol kesehatan," katanya mengutip dari Antara, Senin malam.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini menjelaskan, uji coba pembukaan mal akan dilakukan di Kota Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang dengan kapasitas 25 persen selama seminggu ke depan.
Tag
Berita Terkait
-
Perpustakaan Masuk Mal, Strategi Pemkot Tingkatkan Literasi
-
Prabowo Jawab Tudingan Program MBG untuk Pilpres 2029: 'Selalu Berpikir Negatif'
-
Pemerintah Kaji Program Work from Mal, APBI Sebut Sejalan dengan Tren Kerja Fleksibel
-
Batavia Prosperindo Lewat RFI Kucurkan Rp200 Miliar Transformasi Mal di Batam
-
Pabrik Toba Pulp Lestari Tutup Operasional dan Reaksi Keras Luhut Binsar Pandjaitan
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Menkeu Purbaya Ancam Luhut & Sri Mulyani Soal Pengembalian Uang Negara
-
Tak Perlu Renovasi Mahal, Ini 7 Modifikasi Rumah Sederhana untuk Antisipasi Banjir
-
7 Aplikasi HP untuk Pantau Banjir & Info Darurat, Wajib Diinstal Saat Musim Hujan
-
Cek Fakta: Hakim PN Surakarta Tegaskan Ijazah Jokowi Palsu, Begini Faktanya
-
Lewat Mandiri Micro Fest 2025, Pelaku Usaha Mikro Catat Lonjakan Transaksi Digital 45%