SuaraJakarta.id - PT MRT Jakarta (Perseroda) akan melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah jalan seiring dengan proyek CP203 MRT Fase 2A yang memasuki tahap pekerjaan persiapan konstruksi untuk Stasiun Glodok dan Stasiun Kota.
Paket proyek CP203 merupakan salah satu segmen pekerjaan konstruksi MRT Jakarta Fase 2A yang mencakup pembangunan stasiun bawah tanah Glodok dan Kota, serta konstruksi terowongan sepanjang 690 meter dengan total panjang jalur sekitar 1,4 kilometer (km) mulai dari Mangga Besar hingga Kota Tua.
Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Ahmad Pratomo menjelaskan, rekayasa lalin akan mulai diberlakukan pada Rabu (1/9) mendatang sampai 30 November 2021.
"PT MRT Jakarta bersama Sumitomo Mitsui Construction Company Jakarta-Hutama Karya Joint Operation (SMCC-HK JO) selaku kontraktor pelaksana, akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pekerjaan tersebut berlangsung," kata Ahmad.
Pembangunan CP203 akan terintegrasi dengan konsep penataan Kota Tua yang telah dicanangkan Pemprov DKI Jakarta yang mengedepankan penataan area pejalan kaki dan manajemen rekayasa lalu lintas sebagaimana diatur dalam Pergub Nomor 36 Tahun 2014.
Pada pekerjaan persiapan konstruksi di tepi Jalan Pintu Besar Selatan, kontraktor melakukan pembukaan lahan dan persiapan area konstruksi, relokasi utilitas (PLN, PAM Jaya, drainase dan jaringan kabel telekomunikasi) serta relokasi Pos Polisi Glodok.
Kemudian, Jalan Pintu Besar Selatan baik sisi barat (arah Kota) maupun sisi timur (arah Glodok) yang semula terdiri dari 2 lajur kendaraan reguler dan 1 lajur TransJakarta, akan berubah menjadi 1 lajur kendaraan reguler dan 1 lajur TransJakarta
Saat pekerjaan konstruksi beralih ke sisi tengah Jalan Pintu Besar Selatan, periode 1-30 November, arus lalu lintas dari dari arah Glodok menuju Kota akan dialihkan ke Jalan Pancoran dan Jalan Pintu Kecil (arah ke pasar pagi Asemka) dengan sistem satu arah serta menata parkir pada badan jalan (on street parking) sisi utara Jalan Pancoran.
Sementara itu, arus lalu lintas dari arah Kota menuju Glodok akan dialihkan ke Jalan Pinangsia Raya (arah ke Glodok) dengan juga memberlakukan sistem satu arah dan menata parkir pada ruas Jalan Pinangsia Raya.
Baca Juga: Robot Barista Akan Gantikan Manusia Siapkan Kopi di Stasiun MRT Singapura
"PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama Sumitomo Mitsui Construction Company Jakarta-Hutama Karya Joint Operation (SMCC-HK JO) selaku kontraktor pelaksana memastikan kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan tetap terjaga selama proses konstruksi berlangsung dengan memasang rambu lalu lintas, marka jalan dan lampu penerangan jalan umum (PJU)," kata Ahmad. [Antara]
Berita Terkait
-
Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi
-
DLH Diminta Turun Tangan, Benyamin Sebut TPST Abu & Co Punya Izin Pembakaran Sampah, Kok Bisa?
-
Target 5 Tahun: Pemprov DKI Pastikan Seluruh Kabel Udara Masuk ke Dalam Tanah
-
Hindari Macet Laga Persija vs Persib, Ini Rute MRT dan Transjakarta Menuju GBK
-
Sebuah Truk Terguling di Jalan Tol Dalam Kota Akibat Pecah Ban, Kernet Alami Luka-luka
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terasa di Jakarta, 100 Dus Masker Dibagikan