SuaraJakarta.id - Seorang pria diduga debt collector diamuk massa di kawasan Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (6/9/2021).
Terduga debt collector tersebut diamuk massa lantaran mengambil sepeda motor seorang ojek online (online) berinisial RSC.
Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, AKP Pradipta mengatakan, peristiwa bermula ketika RSC sedang melintas di Jalan Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan, untuk mengantar barang pesanan pelanggan.
Di tengah perjalanan, RSC diberhentikan oleh dua orang berinisial MN dan ADI yang mengaku sebagai debt collector.
Mereka ingin mengambil sepeda motor milik RSC lantaran sudah menunggak membayar cicilan.
Saat ingin diambil, RSC meminta tolong diberi kesempatan untuk mengantar barang pesanan pelanggannya terlebih dahulu.
"Namun karena ada barang yang harus diantar ke konsumen sehingga korban meminta pelaku untuk diantarkan terlebih dahulu," kata dia.
ADI pun mengambil alih sepeda motor RSC dan mengantarkan barang tersebut bersama-sama ke Pondok Indah dan kawasan Tawakal, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Setelah barang selesai diantar, ADI yang membonceng RSC membawa motor ke kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Baca Juga: Viral Motor Disita Debt Collector, Driver Ojol Nekat Pertahankan Sampai Terseret
Di sana RSC diminta turun dari sepeda motor untuk membeli materai di sebuah minimarket.
Saat RSC turun, ADI langsung membawa lari sepeda motor tersebut. MN pun juga ikut melarikan diri dengan sepeda motornya.
"Saat sepeda motornya dibawa kabur, korban berteriak maling dan warga berhasil mengamankan pelaku MN. ADI berhasil melarikan diri," kata dia.
Setelah sempat ditangkap dan diamuk massa, terduga debt collector tersebut dibawa oleh petugas Polsek Kebon Jeruk untuk dimintai keterangan.
"Sampai saat ini masih lidik, kita periksa saksi dan kumpulkan barang bukti," kata dia. [Antara]
Berita Terkait
-
Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online
-
Kisah di Balik Angka 8%: Saat Suara Driver Ojol Akhirnya Didengar Istana
-
Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kredit Motor di Jakarta Fair 2026? Jangan Sampai Ditolak, Ini 4 Hal yang Wajib Disiapkan
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak