SuaraJakarta.id - Bioskop di Jakarta mulai dibuka hari ini, Kamis (16/9/2021). Pemerintah Kota Jakarta Barat pun membentuk tim gabungan untuk memantau penerapan protokol kesehatan (prokes) di bioskop.
"Untuk pengawasan ada tim gabungan. Ini berdasarkan hasil rapat kemarin, ada tim gabungan yang dikoordinir sama Satpol PP wilayah," kata Kepala Seksi Pengawasan Sudin Pariwisata Ekonomi Kreatif Jakarta Barat, Budi Suryawan saat dikonfirmasi, Kamis (16/9).
Budi menjelaskan, tim gabungan tersebut terdiri dari Sudin Parekraf, Satpol PP tingkat kota dan Sudin Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (PPKUKM).
Mereka akan berkeliling ke setiap pusat perbelanjaan sekaligus memantau penerapan prokes di setiap gerai.
"Kalau di dalam mal itu ada fasilitas seperti bioskop. Itu ranah kita, jadi kita periksa," kata Budi.
Budi memastikan seluruh bioskop menerapkan prokes. Seperti penggunaan masker bagi pengunjung dan karyawan, ketersediaan pengecek suhu tubuh dan cairan pembersih tangan hingga kapasitas di dalam studio.
Untuk kapasitas dalam studio, dia menekankan hanya boleh menampung 50 persen dari kapasitas total penonton.
"Misalkan nampungnya 200, kalau 50 persen ya 100 pengunjung. Nah, kita lihat kesiapannya seperti apa," kata dia.
Hingga saat ini, berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya ada 16 bioskop di Jakarta Barat.
Baca Juga: Bioskop di Jakarta Mulai Dibuka, Ini Daftar Film yang Diputar
Namun Budi belum bisa memastikan bioskop mana saja yang sudah beroperasi.
Film yang Diputar di Bioskop Jakarta
Untuk diketahui, pengelola bioskop Indonesia atau CGV mulai membuka kembali operasional sejumlah bioskop di Jakarta mulai Kamis dengan ketentuan kapasitas maksimal 50 persen seiring dengan penyesuaian aturan PPKM level tiga.
Salah satu perusahaan sinema dan pengelola bioskop Indonesia atau CGV siap membuka kembali beberapa jaringan bioskop, termasuk di Jakarta, secara bertahap mulai 16 September 2021.
"Sejumlah bioskop CGV mengikuti pembukaan bertahap ini dimulai dengan bioskop-bioskop CGV yang berlokasi di Jakarta dan diikuti dengan Bandung, Cirebon , Tegal, Depok, Bekasi, Karawang, Cikarang, Yogyakarta, Purwokerto, Jember, Kediri, Palembang, Padang, Pekanbaru, Makkasar, Manado, Samarinda," kata Corporate Communication CGV Marsya Gusman di Jakarta, Rabu (15/9).
Tercatat, ada sebelas bioskop CGV di Jakarta yang siap dibuka kembali pada masa PPKM level 3, yakni CGV Aeon Mall JGC, Bella Terra Lifestyle Center, Buaran Plaza, Central Park, serta FX Sudirman.
Berita Terkait
-
Anime Inherit the Winds Umumkan Screening Bioskop Sebelum Tayang 2027
-
Nonton Bioskop CGV Pakai BRImo, Dapat Cashback Sekarang!
-
5 Pilihan Film Bioskop Pekan Ini, Temukan Tontonan Seru Akhir Pekanmu di Sini!
-
Promo Tiket Bioskop CGV dari BRI, Berlaku Selama September!
-
Kisah Dokter Forensik Jadi Film, Autopsy: Dead Body Can Talk Mulai Tayang Hari Ini di Bioskop
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar