SuaraJakarta.id - Pundi-pundi medali emas bagi kontingen DKI Jakarta di ajang PON XX Papua 2021 bertambah pada, Jumat (1/10/2021). Kali ini emas itu disumbangkan Naura Rahmadija Hartanti.
Naura menjadi yang terbaik di cabang PON 2021 Sepatu Roda nomor 42.000 meter putri dalam lomba Jembatan Merah Youtefa, Kota Jayapura.
Dia menyelesaikan lomba dengan waktu 1 jam 19 menit 13,01 detik. Naura mengalahkan kompatriotnya di tim sepatu roda DKI Jakarta, Yemima Lovellya Lauretha, yang meraih medali perak PON XX Papua.
Yemima terpaut 0,01 detik dari Naura. Sementara medali perunggu diraih Abgail Guinevere asal Jawa Tengah dengan waktu 1 jam 19 menit 13,03 detik.
Sementara di nomor sepatu roda marathon 42.000 meter putra, atlet Jawa Timur Yossi Aditya Nugraha meraih medali emas dengan catatan waktu 1 jam 7 menit 54,40 detik.
Medali perak diraih Jawa Tengah melalui atletnya, Mochamad Zulfikar, yang hanya terpaut 15 sekon atau 1 jam 7 menit 54,55 detik.
Sementara medali perunggu PON Papua diraih Barijani Mahesa Putra asal DKI Jakarta (1 jam 7 menit 54,59 detik).
Jalannya pertandingan berjalan ketat, pada satu putaran pertama para atlet bergerak dalam satu kelompok bersama.
Memasuki putaran kedua sejumlah atlet mulai tumbang akibat kelelahan dan adanya masalah di bagian kaki.
Baca Juga: Kalbar Janjikan Rp100 juta bagi Atlet Anggar Peraih Emas PON Papua
Bahkan tak sedikit yang mesti dibawa melalui ambulans akibat tak kuasa lagi untuk berdiri. Para pemain yang tersisa terus berada pada satu kelompok dengan rata-rata kecepatan mencapai 35-45 km/jam.
Hingga garis akhir, pemain yang tersisa terus berada dalam satu kelompok. Yossi Aditya Nugraha yang langsung menggeber kecepatannya pada jarak tersisa satu kilometer, mampu mengungguli lawan-lawannya dan sukses mengamankan medali emas.
Berita Terkait
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Daftar Harga Emas Pegadaian 17 juli: Antam, UBS, dan Galeri 24
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Ditanya soal Emas 74 Kg di Rumah Jampidsus, Bos BCA: Nggak Salah, Kurang Pintar Aja
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Bukan Sekadar Bangun Hunian, Pengembangan Kota Mandiri Mengarah Penyediaan Fasilitas
-
Pendidikan Tiga Bahasa dan Ruang Renwen Jadi Andalan Tzu Chi School
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat BRILink Agen, Sosok di Sumatera Utara Ini Jadi Inspirasi
-
IUCN Sebut Menhut Paham Akar Persoalan Konservasi Gajah Indonesia
-
Kebutuhan Lift dan Eskalator Meningkat Seiring Pertumbuhan Properti Modern