SuaraJakarta.id - Nasib tragis dialami seorang nenek berinisial U di Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Nenek berusia 68 tahun itu tewas tertabrak kereta listrik (KRL) jurusang Serpong-Tanah Abang, Senin (4/10/2021).
Kanitreskrim Polsek Serpong Iptu Djoko membenarkan soal kecelakaan tragis yang dialami lansia tersebut.
Menurutnya, kecelakaan itu terjadi pada pulul 16.30 WIB di perlintasan kereta api di Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Serpong. Saat itu, nenek U akan menyeberangi rel kereta.
"Menurut keterangan saksi penjaga palang pintu kereta, nenek tersebut sudah diperingati dan diteriaki bahwa akan ada kereta yang melintas," kata Djoko, Selasa (5/10/2021).
Tetapi saat itu, lanjut Djoko, nenek U seolah tak mendengar peringatan dari penjaga palang pintu rel kereta. Diduga, nenek U sudah mengalami pikun dan alami gangguan pendengaran.
"Korban ini sudah sepuh, namanya sudah sepuh mondar-mandir, dia nggak tahu kalau jam segitu pas jadwal kereta api. Sudah dipanggil sama saksi inisial M. Nggak dengar, jadi kesenggol kereta," terang Djoko.
Nenek U tewas tertabrak KRL setelah terpental sejauh 5 meter Kejadian itu, membuat heboh warga sekitar. Warga yang melihat, histeris dan sigap menutupi jenazah korban dengan kain.
"Tertabrak kereta lalu terpental 5 meter, kemudian tewas di tempat alami benturan kepala. Jenazah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang," ungkap Djoko.
Menurut Djoko, nenek U sering beraktivitas di area perlintasan rel kereta tersebut lantaran rumahnya tak jauh dari area sekitar. Djoko menyebut, peristiwa itu murni kecelakaan.
Baca Juga: Syarat Anak Sekolah Boleh Naik KRL
Pihaknya pun tak meminta pertanggungjawaban dari pihak kereta api atas kecelakaan tragis yang mengakibatkan korban jiwa itu.
"Itu kan perlintasan kereta api, paling kita panggil saksi penjaga palang pintunya aja untuk dimintai keterangan. Soal santunan dari pihak kereta api belum ada, nanti mungkin akan kita tanyakan," pungkasnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Bukan Sekadar Bangun Hunian, Pengembangan Kota Mandiri Mengarah Penyediaan Fasilitas
-
Pendidikan Tiga Bahasa dan Ruang Renwen Jadi Andalan Tzu Chi School
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat BRILink Agen, Sosok di Sumatera Utara Ini Jadi Inspirasi
-
IUCN Sebut Menhut Paham Akar Persoalan Konservasi Gajah Indonesia
-
Kebutuhan Lift dan Eskalator Meningkat Seiring Pertumbuhan Properti Modern