SuaraJakarta.id - Cara menjemur baju yang benar. Anda perlu tahu cara menjemur pakaian yang benar agar pakaian tidak rusak.
Meskipun terkesan sepele dan bisa dilakukan oleh siapa saja, menjemur pakaian juga punya caranya tersendiri. Sebab bisa berpengaruh pada kualitas dan keawetan pakaian.
Percuma saja kalau mencuci baju sudah benar, teliti, dan berhati-hati. Tapi metode menjemurnya sembarangan dan kurang diperhatikan.
Menjemur baju yang salah bisa berpengaruh terhadap warna, kehalusan, aroma, sampai kebersihan pakaian.
Bukan tidak mungkin pakaian yang sudah bersih setelah dicuci malah bisa kotor lagi karena proses menjemurnya salah. Kemudian, ketika akan disetrika, malah berbau apek dan tetap kusut.
Beberapa tips berikut ini justru merupakan hal-hal kecil. Namun, memberikan pengaruh besar untuk hasil yang lebih bersih, mulus, dan maksimal sebelum baju disetrika.
Dekoruma sudah mengumpulkan enam cara menjemur pakaian yang benar. Lebih praktis dan memudahkan Anda, terutama yang mencuci sendiri tanpa bantuan asisten rumah tangga.
Kualitas pakaian tetap terjaga dan awet untuk jangka waktu yang lebih lama.
1. Pertimbangkan Membeli Mesin Pengering
Baca Juga: 6 Cara Menjemur Pakaian yang Benar, Sudah Tahu Belum?
Sebelum menjemur, pastikan baju yang habis dicuci tidak terlalu basah. Maka dari itu, biasanya kita memeras baju yang sudah dicuci, baik menggunakan tangan atau mesin cuci. Meskipun begitu, memeras menggunakan tangan tidak sebaik hasil mesin pengering.
Mesin pengering akan memastikan air yang tersisa di dalam pakaian tidak terlalu banyak. Baju akan tetap terasa lembap, tapi tidak terasa basah seperti kalau hanya diperas menggunakan tangan.
Menjemur baju yang terlalu basah dan tidak dikeringkan secara sempurna malah bakal membuat baju cepat melar, bau apek, dan kusut bahkan ketika sudah disetrika.
2. Balik Pakaian Ketika Menjemur, Kecuali Pakaian Dalam
Cara ini mungkin sudah cukup diketahui oleh Anda yang sering mencuci baju sendiri. Namun, masih ada orang-orang yang belum tahu.
Membalik pakaian ketika dijemur di bawah sinar matahari akan mencegah lunturnya warna baju lebih cepat. Terutama untuk baju dengan warna gelap dan pekat seperti hitam dan biru tua.
Hanya saja, tidak semua pakaian perlu dibalik ketika dijemur.
Khusus untuk pakaian dalam tidak perlu dibalik untuk mencegah debu dan kotoran menempel pada bagian dekat area sensitif yang bisa berpengaruh pada kebersihan dan kesehatan pemakaai pakaian dalam.
3. Hindari Kusut dengan Mengibaskan Pakaian Sebelum Menjemur
Sebelum menggantung pakaian di tiang jemuran, pastikan Anda sudah mengibaskan pakaian yang akan dijemur.
Mengibaskan pakaian berfungsi untuk mencegah pakaian menjadi kusut ketika kering.
Lebih lanjut, ujung-ujung pakaian bisa ditarik untuk lebih meratakan pakaian dan mencegah kusut.
Ketika mengibas perlu diperhatikan juga jangan mengibaskan pakaian terlalu keras dan kencang. Mengibaskan pakaian terlalu kencang malah akan membuatnya kusut dan melar.
4. Beri Jarak Antar Baju Ketika Menjemur Pakaian
Saat menggantung baju untuk dijemur, pastikan untuk menyisakan jarak sekitar 5-10cm antar baju.
Jarak ini akan memastikan sirkulasi udara yang berputar dan masuk ke dalam kain lebih optimal. Dengan begitu, proses pengeringan pakaian akan lebih cepat.
Pakaian yang saling menempel dan bertumpuk satu sama lain juga berisiko membuat baju malah tidak kering. Baju akan jadi lembap dan berbau apek.
5. Menjemur Pakai Gantungan Baju Bila Perlu
Untuk beberapa jenis pakaian seperti kemeja, sweater, jaket, mantel, atau baju-baju lain yang memiliki bahan yang padat dan berat serta struktur yang kuat dan kaku, sebaiknya gunakan gantungan baju untuk menjaga struktur dan kualitas bahan tetap dalam keadaan baik.
Menjemur memakai gantungan baju juga bisa memberikan jarak yang lebih luas antara pakaian. Begitu juga menjaga baju agar tidak kusut ketika sudah kering dan tidak melar karena digantung begitu saja ketika masih basah.
6. Perhatikan Cuaca dan Durasi Saat Menjemur Baju
Masih ada orang yang menjemur baju seharian, mulai dari pagi hari ketika matahari mulai terik sampai sore hari ketika panas matahari mulai meredup.
Padahal, durasi optimal untuk menjemur baju hanya sekitar tiga sampai lima jam. Baju sudah akan kering merata tanpa perlu dijemur sepanjang hari.
Menjemur baju sepanjang hari malah akan mempercepat pudarnya warna pakaian yang terkena sinar matahari, serta mencegah kain baju menipis ataupun menciut karena berada di bawah panas terlalu lama.
Cara-cara sederhana ini bisa memperpanjang umur dan menjaga kualitas baju lebih lama dengan pemakaian normal.
Kalian juga tidak perlu khawatir baju kesayangan kalian atau baju yang harganya lumayan mahal menjadi rusak karena proses mencuci yang kurang tepat.
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?