SuaraJakarta.id - Tim DKI Jakarta menorehkan hasil apik di hari pertama pertandingan PON 2021 Renang di Arena Akuatik Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (10/10/2021).
Anak asuh Harly Ramayani berhasil merebut masing-masing satu medali emas dan perak pada Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2021.
Medali emas DKI Jakarta disumbangkan pasangan putra Andriyan/Adityo Restu Putra yang turun di nomor sinkronisasi menara 10 meter putra.
Duet Andriyan/Adityo mengumpulkan total nilai 371,82 poin setelah melakukan enam kali loncatan.
Mereka mengalahkan pasangan Sumatera Selatan M Rizky Anugrah/M. Ridho Akbar yang meraih perak dengan total nilai 306,96.
Sementara medali perunggu diraih Adil Ahmad Ibra/Alvien Ahmad Frazanery (Papua) usai mendapat nilai 283.32.
Sejak loncatan awal, pasangan Andriyan/Adityo selalu meraih nilai tinggi mulai 49,20, lalu loncatan kedua 46,80, loncatan ketiga 71,10, loncatan keempat 66,24, loncatan kelima 67,20, dan loncatan keenam 71,28.
"Senang dan lega bisa dapat emas. Hari ini saya kasih salut buat keduanya yang tampil bagus, kecil membuat kesalahan,” ujar Pelatih Tim Loncat Indah DKI Jakarta Harly Ramayani.
“Sejak pandemi, kami sempat ragu. Namun KONI DKI memberikan support yang luar biasa dengan beberapa program yang disetujui, juga tim recovery. Sehingga, atlet bisa nyaman dan memberikan hasil maksimal. Ini hasil kerja sama tim," sambungnya.
Baca Juga: Klasemen Perolehan Medali PON Papua 10 Oktober: Jawa Barat Masih Teratas
Sedangkan pada nomor sinkronisasi papan 3 meter putri, kontingen DKI Jakarta harus puas meraih medali perak melalui pasangan Maria Natalie Dinda/Linadini Yasmin yang meraih total nilai 237,45 poin.
Mereka kalah tipis dari wakil Jawa Timur Della Dinarsari/Linar Betiliana dengan 249,36 poin yang meraih medali emas.
Medali perunggu nomor ini direbut pasangan Sumatera Selatan Amanah Giovanna Cavenati/Adreva Rasty Putri dengan nilai 216,72 poin. [Antara]
Berita Terkait
-
Sebut Jakarta Barometer Nasional, Wakil Ketua KPK Juluki Pramono 'Presiden Kecil'
-
Tak Cukup Cabut KJP, DPRD DKI Usul Bansos Seluruh Keluarga Pelaku Tawuran Disetop
-
Kawasan Kumuh Anak Kali Krukut Bakal Ditata Mulai 2027
-
Udara Jakarta Memburuk, Kasus ISPA Berpotensi Menanjak
-
Penantian Panjang Warga Jakarta Berakhir, Masjid Apung Ancol Resmi Berdiri
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Metode Penghijauan Miyawaki Diterapkan di Pesisir Jakarta, Apa Keunggulannya?
-
Turis Malaysia hingga Brunei Kepincut Produk Lokal, Pesisir Jakarta Jadi Magnet Wisata Belanja
-
BRI Bersama Pemerintah Dorong Investasi Global untuk Perkuat Ekonomi Nasional
-
BRI Perluas Akses Rumah Subsidi dan Layanan Keuangan Bagi Masyarakat Indonesia
-
Hekrafnas 2026 Serentak Diselenggarakan di Jakarta, 7 Provinsi dan 17 Negara