SuaraJakarta.id - Polsek Kalideres menangkap IS alias BM (24), sopir angkot pelaku pencurian yang dibarengi kekerasan terhadap penumpangnya DM, gadis berusia 17 tahun. BM pun kekinian telah berstatus sebagai tersangka.
Sebelumnya, kasus pencurian dengan kekerasan ini terungkap setelah adanya informasi sebuah angkot yang terbalik di pintu Tol Kapuk, Jakarta Barat.
Kapolsek Kalideres, AKP Hasoloan Situmorang mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (9/10/2021) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
"Korban naik angkot KWK 06 Jurusan Kota-Kamal yang tersangka tarik di Halte Wacung Bandengan Jakarta Utara, dengan tujuan Kamal dan korban duduk di belakang," kata Hasoloan di Polsek Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (14/9/2021).
Saat itu di dalam angkot ada dua penumpang, korban dan seorang lelaki. Dari kaca spion tersangka melihat korban sedang memainkan handphone.
"Dari situ lah mulai timbul niat tersangka untuk mengambil HP korban. Lalu pada saat melewati Pasar Alam kemudian penumpang laki-laki tersebut turun dan tinggal korban sendiri yang jadi penumpang," jelas Hasoloan.
Di tengah perjalanan, tersangka menghentikan angkot, dan menutup pintu penumpang serta mematikan lampu kabin. Kemudian meminta korban untuk pindah ke depan.
"Dalam perjalanan tersangka meminta korban untuk menemaninya mengantarkan uang setoran ke daerah Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat dan korban pun menyetujuinya," imbuh Hasoloan.
Pelaku pun membawa korban berkeliling hingga tiba di pintu keluar CBC yang saat itu sedang sepi. Kemudian, tersangka diteriaki satpam karena melawan arah.
Baca Juga: Pesta Miras Oplosan di Bogor, Polisi: Tiga Orang Tewas Merupakan Sopir Angkot
"Namun saat Itu mobil sudah terlanjur masuk ke jalan tersebut, saat itu HP milik korban terus berbunyi dan korban terus meminta supaya diantar pulang," jelas Hasoloan.
Lalu tersangka menepikan angkotnya, dan mengambil kunci roda. Kemudian memukulkan sebanyak tiga kali ke kepala korban hingga berdarah.
"Setelah itu tersangka langsung merampas handphone milik korban dari tangannya. Kemudian tersangka menyuruh korban untuk pindah dan duduk di belakang lalu tersangka pun melanjutkan perjalanan keluar CBC," ungkap Hasoloan.
"Saat keluar dari CBC kemudian korban berteriak meminta tolong hingga satpam yang berada di sekitar mendengar dan mengejar, dan tiba-tiba saja korban melompat keluar dari mobil melalui jendela. Lalu tersangka terus melarikan diri dengan mempercepat laju mobil setelah di jalan Tol Kapuk mobil tersangka terbalik," sambung Hasoloan.
Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman pidana sembilan tahun penjara.
Berita Terkait
-
Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan
-
Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari
-
InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
THR Gen Z Tak Lagi Habis untuk Baju Baru, Kini Ramai-ramai Dipakai untuk Upgrade Skill
-
Tak Semua Bisa Mudik, Anak Rantau Ini Rayakan Lebaran Lewat Video Call: Cuma Bisa Lihat dari Layar