SuaraJakarta.id - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) telah menyiapkan solusi bila kerjasama pembuangan sampah ke TPA Cilowong dihentikan oleh Pemerintah Kota Serang.
Diketahui, pembuangan sampah Tangsel ke TPA Cilowong mendapat penolakan keras dari warga Taktakan, Kota Serang.
Para warga menolak lantaran tak tahan dengan bau tak sedap yang dikeluarkan dari truk-truk pengangkut sampah.
Selain melakukan penolakan, warga juga menuntut kompensasi yang dijanjikan oleh Pemkot Serang.
Hal itu mereka ungkapkan dalam unjuk rasa di Kantor Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis (21/10/2021).
Terkait penolakan warga Serang ini, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengklaim telah menyiapkan solusi jika kerjasama pembuangan sampah itu dihentikan Pemkot Serang.
Nantinya, kata Benyamin, Pemkot Tangsel bakal membuang sampah dari TPA Cipeucang Tangsel ke Tempat Pembuangan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Nambo, Bogor.
"Nanti akan dibuang ke Nambo Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Sudah ada kerjasama dengan Provinsi Jawa Barat. Sudah MoU dan kita akan mulai Januari 2022 mulai buang di sana," kata Benyamin saat dikonfirmasi, Jumat (22/10/2021).
Benyamin sendiri mengaku mengetahui betul informasi adanya polemik pengiriman sampah Tangsel ke TPA Cilowong tersebut.
Baca Juga: Pengiriman Sampah Tangsel ke Serang Diprotes Warga, Begini Kata Benyamin
"Saya belum terima laporannya, nanti saya minta Dinas Lingkungan Hidup Tangsel koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang seperti apa permasalahannya," kata Benyamin.
Benyamin pun enggan mengomentari lebih jauh terkait adanya penolakan warga Serang itu. Menurutnya, pembuangan sampah ke TPA Cilowong lantaran sudah mendapat persetujuan dari Pemkot Serang.
"Itu lebih kepada Pemkot Serang yang lebih ininya (mengetahui). Kan kita sudah dapat lampu hijau sebelumnya sehingga dapat buang sampah sementara di sana (TPA Cilowong)," ungkap Benyamin.
Berita Terkait
-
Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok
-
Kurangi Ketergantungan Plastik, BRIN Kembangkan Potensi Kemasan dari Sumber Daya Laut
-
Generasi Muda dan Gagasan Circular Campus, Saat Kampus Mulai Memikirkan Masa Depan Sampah
-
Jangan Buang Minyak Jelantah, Bisa Dijual dan Jadi Bahan Baku Bioavtur
-
Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event
-
5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran
-
JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda
-
Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"
-
TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP