SuaraJakarta.id - Pemprov DKI Jakarta masih belum mengizinkan tempat hiburan malam kembali beroperasi. Padahal, saat ini status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Jakarta sudah diturunkan menjadi level dua.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya masih menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat.
Selama belum ada izin, maka tempat hiburan malam di Jakarta belum akan dibuka kembali.
"Pembahasan (pembukaan hiburan malam) masih dalam arahan Pemerintah Pusat," ujar Wagub DKI di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/11/2021).
Evaluasi mengenai pelaksanaan dan evaluasi PPKM Level 2 Jakarta masih dilakukan di Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi.
"Koordinasi yang dilakukan melalui rapat terbatas dengan Kemenko Marives," tuturnya.
Politisi Gerindra ini mengaku tidak mengetahui apakah nantinya tempat hiburan malam baru akan dibuka setelah PPKM Level 1 atau tidak.
Semua perubahan aturan penerapan PPKM untuk dua pekan selanjutnya masih dalam pembahasan.
"Masih dalam pembahasan mendalam dan menilai evaluasi yang dilakukan pada PPKM periode ini," pungkasnya.
Baca Juga: Wagub DKI Ancam Cabut Izin Klinik Jika Patok Harga PCR Lebih Mahal dari Instruksi Jokowi
Berita Terkait
-
Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Upacara Kemerdekaan di Tapal Batas, Serasan Jadi Pintu Ekonomi Indonesia
-
Tak Perlu Pusing Budget, Ini Solusi Paket Rapat di Jakarta Pusat yang Bisa Sesuaikan Anggaran
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
Semarak Kemerdekaan: Perpaduan Kuliner dan Mahjong Ramaikan Pesisir Jakarta