SuaraJakarta.id - YouTuber Savas Fresh alias Safriansyah meminta maaf kepada publik atas unggahannya di media sosial setelah Atta Halilintar mencabut laporan pencemaran nama baik keluarganya di Polres Metro Jakarta Selatan.
"Saya, Savas Fresh, nama asli saya Safriansyah. Pada kesempatan ini saya ingin mengklarifikasi dan permohonan maaf kepada Gen Halilintar, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. Saya memohon maaf atas postingan-postingan saya di medsos," kata Savas Fresh, Jumat (12/11/2021).
Savas yang sebelumnya ditahan karena diduga memfitnah Atta Halilintar mengaku bersalah bahwa unggahan (postingan) di media sosial mengenai istri dari Aurel Hermansyah dan keluarganya itu tidak benar.
Bahkan, dia mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui kebenaran informasi yang ia sampaikan di media sosial mengenai keluarga Atta Halilintar tersebut.
"Adapun postingan-postingan saya di media sosial itu tidak benar dan adalah hal yang tidak tahu kebenarannya," kata dia.
Savas juga meminta masyarakat untuk menghapus konten videonya tentang Atta Halilintar karena hal tersebut bisa berdampak buruk terhadap diri yang bisa berurusan dengan hukum.
"Saya juga minta kepada teman-teman semuanya yang pernah menyimpan atau men-download postingan saya agar dihapus, karena itu bisa berdampak buruk seperti yang terjadi pada saya," ujar dia.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah mengatakan, pihaknya akan menangguhkan penahanan Savas Fresh setelah Atta Halilintar mencabut laporannya.
"Penyidik menindaklanjuti proses restorative justice tersebut dengan diawali penangguhan penahanan dulu terhadap tersangka dan proses berkas perkara akan dilakukan gelar perkara tersendiri," kata Azis Andriansyah di Jakarta, Kamis (11/11) sore.
Baca Juga: Girangnya Aurel Hermansyah usai AHHA PS Pati Kalahkan PSCS Cilacap
Selebgram Atta Halilintar memutuskan mencabut laporan pencemaran nama baik terhadap Youtuber Savas Fresh dan sepakat menjalin perdamaian satu sama lain.
Atta Halilintar di Polres Metro Jakarta Selatan (Jajsel), Selasa (9/11), mengatakan pencabutan laporan itu didasari setelah keluarga Savas beritikad baik atas perbuatannya terhadap keluarganya.
"Iya sepakat, kita melakukan perdamaian. Karena sudah ada itikad baik juga dari keluarganya Savas atau Septian Savas dan berjanji, meminta maaf segala macam," kata Atta
Suami Aurel Hermansyah itu melaporkan Savas Fresh karena dianggap telah melakukan dugaan tindak pidana pencemaran baik yang telah melewati batas kesabaran.
Atas laporan itu, anggota Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan mengamankan Youtuber Savas Fresh di kawasan Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (11/9).
Pria tersebut dijerat Pasal 45 dan Pasal 51 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana enam tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas