SuaraJakarta.id - Setelah menghilang dua hari, jasad H (52) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa mengapung di selokan Pasar Pramuka, Kelurahan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, Senin (15/11/2021) pagi. Saat ditemukan jasad H sudah membengkak.
Perwira Piket Polsek Matraman, AKP Warsito mengatakan, H diduga meninggal dunia karena terjatuh dalam keadaan mabuk pada Sabtu (13/11/2021) lalu.
"Informasi dari putranya begitu (sering mabuk) sudah dua hari tidak pulang, keluar dari Sabtu siang," kata Warsito saat dihubungi wartawan, Senin (13/11/2021).
Saat ditemukan, tubuh H sudah dalam keadaan membengkak.
"Sudah membengkak, mungkin karena sudah dua hari," ujar Warsito.
Mayat H pertama kali ditemukan warga yang sedang melintas di Pasar Pramuka. Mendapati hal tersebut warga langsung melapor ke kepolisian.
"Sesampainya di TKP benar ada mayat seorang laki-laki dengan ciri-ciri menggunakan kaos lengan pendek warna hitam, rambut lurus, badan gemuk berkulit hitam dan celana panjang levis," ujar Warsito.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar