Scroll untuk membaca artikel
Chandra Iswinarno
Kamis, 02 Desember 2021 | 18:31 WIB
Presiden Jokowi didampingi Wapres Ma'ruf Amin mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 di Istana Kepresidenan, Rabu (23/10/2019). (Antara)

Pratikno menyebut, jika jajaran menteri Jokowi saat ini fokus mewaspadai perkembangan kasus Covid-19, terlebih munculnya varian baru Covid-19 yakni Omicorn.

"Kami juga terus waspada, apalagi ini kan Covid ada varian baru Omicron. Kita (Jajaran pemerintah) harus waspada apalagi kemudian ada Nataru, libur Natal dan Tahun Baru. Jadi kita antisipasi bagaimana perekonomian tetap bergerak, tetapi covid tetap terkendali. semua fokus bekerja," tutur Pratikno.

Ketika ditanya soal isu reshuffle menyusul PAN bergabung ke pemerintah, Pratikno menegaskan belum ada rencana reshuffle.

"Sampai saat ini belum ada rencana, sampai sekarang lah ya," katanya.

Baca Juga: Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Partai Gerindra Sampaikan Pesan Ini pada Jokowi

Untuk dikektahui, Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mengaku, baru mendengar isu Jokowi akan melakukan reshuffle pada 8 Desember 2021. Menanggapi itu, PAN sendiri dalam posisi siap jika diminta untuk mengisi kursi di Kabinet.

"Saya dengar juga isunya begitu, katanya sih (8 Desember). Tapi kan itu hak prerogatif Pak Jokowi," kata Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/11/2021).

PAN sendiri semenjak dinyatakan bergabung dengan koalisi partai politik pemerintah pada 25 Agustus lalu memang belum terakomodir dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Maruf. Meski reshuffle hak prerogatif presiden, Yandri menyebut kalau partai yang diketuai Zulkifli Hasan itu siap sodorkan kader jika diminta isi kursi kosong.

Load More