SuaraJakarta.id - Kejadian jeblosnya ban mobil Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka ke dalam sumur resapan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, menjadi sorotan. Pihak kontraktor mengaku peristiwa itu terjadi karena kelalaian.
Project Manager PT Arvirotect Konstruksi Indonesia M Dedi Charles selaku kontraktor drainase vertikal di Komplek Bona Indah itu mengatakan, pihaknya saat itu lupa memberi tanda pembatas.
Seharusnya kendaraan belum boleh melintas karena memang pengerjaannya belum lama ini selesai.
"Kami ada lalai geserin pagar. Kami mau cleaning area untuk dokumentasi, tapi pas jam-jam siang itu kita tidak taruh lagi itu pagar pengaman," ujar Dedi saat dikonfirmasi, Jumat (10/12/2021).
Dia mengakui, memang sesuai standar operasional prosedur (SOP), pihaknya sudah memasang tanda atau pagar pengaman seharusnya di atas sumur resapan.
Namun, pekerja mencabutnya kembali untuk keperluan pelaporan.
"Sebenarnya dari pagi kami taruh pembatas, ada pagar kayu, cuma pagi itu kami ada cleaning area untuk dokumentasi," ujarnya.
"Biasa kan ada laporan harian, pagi dan sore. Itu kami harus dokumentasi," sambungnya menjelaskan.
Begitu dicopot, pekerja tidak langsung memasangnya lagi. Alhasil, kendaraan yang melintas akhirnya terperosok ke lubang sumur resapan.
Baca Juga: Apa Itu Sumur Resapan yang Bikin Mobil Ketua PSI Terperosok?
"Kami lagi bersih-bersih, kami geser dan itu lupa dikembalikan, enggak lama sih, kami tinggal sebentar," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bantah Sengaja Terjeblos, Isyana PSI: Buat Apa Sopir Saya Bolak-balik di Sumur Resapan
-
Sebelum Terperosok ke Sumur Resapan, Mobil Isyana PSI Diduga Mondar-mandir di Lokasi
-
Soal Sumur Resapan Ambles, Lurah Lebak Bulus: Anehnya Mobil Bolak-Balik di Situ
-
Pengemudi Ojol Tewas Ditusuk, Tawuran Pelajar di Tangsel Tewaskan Satu Siswa
-
Anggota DPRD DKI F-PDIP Sebut Sumur Resapan Tak Cocok Dilakukan di Jakarta
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?