SuaraJakarta.id - Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Widi Amanasto buka suara terkait Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran yang menyampaikan kawasan Ancol akan menjadi trek balapan Formula E. Widi menyebut kelutusan penentuan lintasan ajang balap mobil listrik itu masih dirapatkan.
Menurut Widi, sampai saat ini belum ada keputusan resmi mengenai lokasi balapan Formula E. Namun, Ancol memang menjadi salah satu opsinya.
"Iya jadi salah satu yang mau kami akan giatkan (balapan Formula E) di Ancol, ada beberapa juga di JIExpo itu masih buka kemungkinan. Itu nanti mengerucutnya, malam ini masih dirapatkan," kata Widi saat dikonfirmasi, Senin (20/12/2021).
Saat ini Jakpro selaku penyelenggara masih melakukan pembahasan bersama dengan kepanitiaan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI), Formula E Operation, dan Pemprov DKI untuk penentuan trek. Pertemuan rencananya akan digelar malam ini juga. "Kalau enggak malam ini, besok kita rapatkan," jelasnya.
Dia juga menyebut pengumuman trek balapan rencananya akan dilakukan pada 22 Desember mendatang. Jadwal ini lebih cepat dari rencana sebelumnya, yakni pada awal Januari 2022.
"Iya malam ini mungkin tanggal 22 langsung kita umumkan," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, trek atau sirkuit balap Formula E disebut bakal berada di Ancol, Jakarta Utara. Lokasi tersebut rencananya juga akan dijadikan sirkuit bagi ajang balapan lainnya.
Hal ini diungkapkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran usai membahas rencana balap resmi bagi pembalap liar bersama Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo dan Dirut PT Taman Impian Jaya Ancol Tbk, Teuku Sahir Syahali.
Fadil mengatakan, balap resmi bagi pembalap liar akan digelar di Ancol yang juga rencananya akan menjadi lokasi balapan Formula E. "Mudah-mudahan Ancol segera bangun ini, karena Formula E kan ada di sana," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/12).
Baca Juga: Kapolda Metro Jaya Sebut Ancol Jadi Trek Formula E
Ketua Pelaksana Formula E Jakarta Ahmad Sahroni sebelumnya mengklaim masih membutuhkan kajian panjang untuk menentukan trek Formula E. Pasalnya, lokasi balapan Formula E nantinya direncanakan juga bisa dimanfaatkan untuk jangka panjang.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini tak ingin trek yang ditentukan hanya sekali pakai untuk balapan Formula E semata.
"Kami mau lokasi yang akan ditentukan bukan hanya 1 kali pemakaian, tapi bisa digunakan dalam event event laen. Contoh jadi balap motor dan lain-lain," ujar Sahroni saat dihubungi, Senin (13/12).
Sahroni menyebut ada kemungkinan penentuan lokasi trek Formula E Jakarta ditunda karena masih dikaji pihaknya bersama dengan Formula E Operation (FEO) dan Federasi Otomotif Internasional (FIA). "(Pengumuman trek Formula E) bisa Januari, masih dikaji," tuturnya.
Lima opsi lintasan balap Formula E Jakarta di antaranya adalah di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta International Stadium (JIS), JIExpo Kemayoran, Ancol, dan Pantai Indah Kapuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar