SuaraJakarta.id - Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai menggelar vaksinasi booster. Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie jadi orang yang pertama divaksin.
Benyamin Davnie mendapat suntikan vaksin booster karena termasuk kelompok prioritas di mana usianya sudah menginjak 63 tahun.
Diketahui, pemberian vaksinasi booster terlebih dahulu diprioritaskan bagi warga yang masuk kelompok lanjut usia (lansia).
"Alhamdulillah sudah menerima. Mudah-mudahan tidak ada KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang berarti," ungkap Benyamin usai menerima vaksin booster di RSU Tangsel, Rabu (12/1/2022).
"Prioritas utama dalam vaksinasi booster ini adalah kelompok lansia. Kemudian kelompok usia 18 tahun ke atas," paparnya dalam keterangan tertulis yang diterima SuaraJakarta.id.
Pada tahap awal ini, akan ada lebih dari 100 ribu warga Kota Tangsel yang ditargetkan menerima vaksinasi booster ini.
Untuk mendapatkannya, masyarakat hanya tinggal datang ke sejumlah fasilitas-fasilitas kesehatan yang telah disediakan.
Seperti RSUD di Pamulang, Serpong Utara, dan Pondok Aren, ataupun Puskesmas yang tersebar.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan, berdasarkan data yang ia catat terdapat sebanyak 107.439 orang yang telah memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksinasi booster.
"Sasaran tersebut terdiri dari kelompok lansia sebanyak 29.805 orang dan usia lebih dari 18 tahun sebanyak 77.634 orang," papar Allin.
Allin menyebut, jika ada masyarakat yang masuk ke dalam kelompok umur prioritas, namun belum terdaftar, mereka dapat langsung datang ke fasilitas kesehatan atau tempat vaksinasi terdekat.
"Dengan membawa KTP dan surat bukti vaksinasi dosis 1 dan 2. Pastikan untuk tidak menggunakan NIK dan nomor handphone milik orang lain saat mendaftar vaksinasi booster untuk menghindari kendala administrasi di kemudian hari," terang Allin.
Allin menyatakan, vaksin booster gratis untuk seluruh masyarakat yang masuk ke dalam kelompok usia prioritas.
Berita Terkait
-
Kemenkes: Warga Usia 18 Tahun ke Atas Suntik Vaksin Booster Awal Februari
-
Kota Malang Geber Vaksin Booster, Kamis 13 Januari 2022
-
Tiket dan Jadwal Vaksin Booster Tidak Muncul di PeduliLindungi? Ini yang Harus Dilakukan
-
Vaksin Booster di Tangerang Prioritaskan Lansia, Perdana untuk 6.000 Orang
-
Kronologi Aksi Curanmor di Kelurahan Rawa Mekar Jaya Tangsel, Satpam: Sudah Teriak Maling, Warga Cuma Lihatin Saja
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?